Organization Leadership Training: Analisis Data Melalui Program Kerja HMPS SPI
Tangerang Selatan, Berita FAH Online – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sejarah dan Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menyelenggarakan Organization Leadership Training (OLT) sebagai rangkaian penutup program pengembangan kapasitas organisasi mahasiswa. Mengusung tema “Analisis Data”, kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (6/6/2026) di Masjid Al-Insaniyat, Fakultas Adab dan Humaniora.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh keluarga mahasiswa Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam mengenai pentingnya analisis data dalam proses pengambilan keputusan organisasi. Sebagai salah satu program kerja HMPS SPI, acara tersebut dihadiri oleh Ketua HMPS SPI, Thoriq Aziz Dawasla, Wakil Ketua Muhammad Irfan Fadillah, jajaran Badan Pengurus Harian (BPH), anggota HMPS SPI, serta mahasiswa SPI.
Pada sesi terakhir, pembahasan berfokus pada peran analisis data dalam mengidentifikasi dan memahami berbagai persoalan yang muncul di lingkungan organisasi. Narasumber kegiatan, Ali Nuralizen, S.Hum., menjelaskan bahwa analisis data merupakan elemen penting yang tidak dapat dipisahkan dari proses pengambilan keputusan dalam organisasi.
“Dalam sebuah organisasi, kita akan sangat sering dihadapkan pada pengambilan keputusan. Sementara itu, keputusan yang tepat hanya dapat diambil setelah kita melihat dan menganalisis data yang ada. Untuk memperoleh data yang relevan, terdapat empat langkah yang perlu dilakukan, yaitu bertanya, mencari, mengolah, dan menjawab,” jelasnya.
Ali menjelaskan bahwa tahap pertama adalah bertanya, yaitu mengidentifikasi akar permasalahan yang nantinya menjadi dasar pencarian data. Tahap kedua adalah mencari, dengan mengumpulkan berbagai bukti melalui bacaan, laporan, wawancara, maupun survei kepada pihak terkait. Selanjutnya, pada tahap mengolah, data yang telah diperoleh disaring dan dibersihkan agar sesuai dengan kebutuhan analisis. Adapun tahap terakhir adalah menjawab, yakni merumuskan solusi berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai materi yang dibahas. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan terkait penerapan analisis data dalam pengelolaan organisasi mahasiswa.
Sebagai penutup, panitia kembali mengadakan Focus Group Discussion (FGD) sebagaimana pada sesi-sesi sebelumnya. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung materi yang telah dipelajari selama pelatihan. Diskusi kelompok tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam menganalisis data untuk memahami berbagai persoalan organisasi, sehingga dapat menghasilkan solusi maupun program kerja yang tepat demi keberlangsungan dan pengembangan organisasi di masa mendatang.
Penulis: Ahmad Daffa Rasyidi
Dokumentasi:


