Mengenang Sosok Pionir FAH, Sivitas Akademika UIN Jakarta Gelar Tahlilan Virtual untuk Almarhumah Prof. Dr. Hj. Nabilah Lubis, Lc., MA
Mengenang Sosok Pionir FAH, Sivitas Akademika UIN Jakarta Gelar Tahlilan Virtual untuk Almarhumah Prof. Dr. Hj. Nabilah Lubis, Lc., MA

Tangerang Selatan, Berita FAH Online - Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan acara doa bersama dan tahlilan secara virtual untuk almarhumah Prof. Dr. Hj. Nabilah Lubis, Lc., MA. Acara bela sungkawa yang dilangsungkan dengan penuh kekhidmatan pada malam Minggu (28/2/26) dipandu oleh M. Husni T, M.A, serta diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil yang dipimpin secara langsung oleh Zacky Mubarok M.A. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Jakarta, jajaran pimpinan dekanat fakultas, para guru besar, dosen, mahasiswa, alumni, serta perwakilan keluarga besar almarhumah. Pelaksanaan doa bersama ini menjadi wujud penghormatan terakhir sekaligus bentuk duka cita mendalam dari seluruh elemen sivitas akademika atas berpulangnya salah satu tokoh penting yang pernah menjabat sebagai Dekan FAH pada periode 1994 hingga 1998.

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, Ph.D., turut menyampaikan rasa belasungkawa yang sangat mendalam dan mengenang dedikasi tinggi almarhumah sebagai suri teladan utama bagi seluruh sivitas akademika. Menyambung pernyataan tersebut, Dekan FAH UIN Jakarta, Dr. Ade Abdul Hak, M.Hum., menegaskan bahwa Prof. Nabilah bukan sekadar pendidik biasa, melainkan sosok perintis kemajuan fakultas yang berbakat. Beliau secara khusus dikenang sebagai figur pelopor yang meletakkan fondasi Perpustakaan Utama UIN Jakarta dari nol hingga berkembang menjadi fasilitas rujukan yang unggul di tingkat nasional. Di samping itu, kedermawanan almarhumah senantiasa terwujud nyata dalam bentuk pemberian bantuan beasiswa pendidikan bagi para mahasiswa tingkat lanjut di lingkungan fakultas.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian rekam jejak almarhumah dari sejumlah kolega sejawat, di antaranya adalah Prof. Dr. Suparta dan Prof. Dr. Masykuri Abdillah. Keduanya secara bergantian menyoroti kontribusi luar biasa almarhumah dalam mengembangkan keilmuan bidang filologi dan sastra Arab di Indonesia. Mewakili pihak keluarga, Ibu Sri Ilham Lubis dan Prof. Dr. Amany Lubis yang memberikan keterangan langsung dari Kairo, Mesir, menceritakan kronologi kepergian ibunda mereka. Almarhumah diketahui wafat pada pukul 03.30 waktu Kairo setelah sebelumnya dirawat intensif di rumah sakit akibat serangan stroke. Keluarga memohon doa restu agar proses pemulangan jenazah ke Tanah Air berjalan tanpa hambatan agar almarhumah dapat dimakamkan di Ciseeng.

Rangkaian acara tahlilan dan doa bersama ini ditutup dengan permohonan doa, berharap agar almarhumah diampuni segala kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan di derajat paling mulia di sisi Allah SWT. Pertemuan virtual ini menjadi ajang menghaturkan doa, sekaligus sarana kolektif untuk mengenang jejak langkah perjuangan serta nilai-nilai keteladanan Prof. Nabilah Lubis yang sangat patut diteruskan oleh generasi penerus bangsa. 

Penulis: Andika Pratama/ Kasih Nur/ Deny Saputra

Dokumentasi:

Tag :