Mahasiswa Ilmu Perpustakaan FAH UIN Jakarta Luncurkan Buku Antologi Cerpen Punaraksara, Wujud Nyata Budaya Literasi Kampus
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan FAH UIN Jakarta Luncurkan Buku Antologi Cerpen Punaraksara, Wujud Nyata Budaya Literasi Kampus

Tangerang Selatan, Berita FAH Online – Semangat literasi dan kreativitas mahasiswa kembali mewarnai lingkungan akademik Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Program Studi Ilmu Perpustakaan sukses menggelar Book Launching buku antologi cerpen Punaraksara: Kenangan dan Lembaran yang Tak Selesai pada Rabu (8/7/2026) di Ruang Teater Prof. Dr. Bustami Abdul Ghani, FAH UIN Jakarta.

Mengusung tema "Story Machine: Dari Pena Menjadi Karya", kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi mahasiswa Ilmu Perpustakaan Kelas A Angkatan 2025 yang berhasil menerbitkan karya perdana mereka. Buku antologi tersebut merupakan luaran dari mata kuliah Bahasa Indonesia sekaligus menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di kelas mampu melahirkan karya nyata yang memiliki nilai akademik, kreatif, dan inspiratif.

Peluncuran buku berlangsung dalam suasana hangat, penuh semangat, dan dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta sivitas akademika Fakultas Adab dan Humaniora. Momen ini tidak hanya menjadi ajang peresmian sebuah karya, tetapi juga ruang apresiasi atas dedikasi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan menulis sejak dini.

Dalam sambutannya, dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia, Atiqotul Fitriyah, M.Hum., menegaskan bahwa mahasiswa perlu membangun kompetensi yang mampu menjadi modal berharga untuk menghadapi masa depan. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh karya, pengalaman, dan jejaring yang dimiliki.

"Kamu harus punya sesuatu untuk bisa dijual. Saya ingin dari hal kecil ini bisa menjadi landasan kalian nanti," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehidupan setelah lulus tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik, tetapi juga pada kemampuan membangun relasi dan memperkuat budaya literasi.

"Hidup kita tidak hanya di kampus. Kita harus punya relasi dan literasi. Perkawinan antara relasi dan literasi itu sangat penting untuk masa depan kalian," jelasnya.

Lebih lanjut, Atiqotul mendorong mahasiswa agar terus percaya pada kemampuan diri dan tidak ragu mengembangkan potensi melalui berbagai aktivitas, seperti organisasi kemahasiswaan, program beasiswa, kompetisi, maupun kegiatan kepenulisan. Menurutnya, setiap karya yang dihasilkan merupakan pijakan awal menuju peluang-peluang yang lebih besar di masa depan.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Program Studi Ilmu Perpustakaan, Siti Maryam, S.Ag., S.S., M.Hum. Ia mengaku bangga atas capaian mahasiswa semester dua yang berhasil menerbitkan buku antologi secara kolektif. Baginya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di kelas mampu menghasilkan luaran yang konkret dan berdampak.

"Saya bangga karena hanya melalui mata kuliah Bahasa Indonesia, mahasiswa sudah mampu menghasilkan sebuah karya. Ini bukan pertama kalinya Program Studi Ilmu Perpustakaan menghasilkan karya, tetapi ini adalah yang paling lengkap karena seluruh mahasiswa ikut berkontribusi," ungkapnya.

Mengutip pepatah "Alah bisa karena biasa", Siti Maryam menekankan bahwa kemampuan menulis lahir dari proses latihan yang dilakukan secara konsisten. Oleh karena itu, ia berharap mahasiswa terus mengasah kemampuan literasi sebagai bekal menghadapi tantangan akademik maupun dunia profesional.

"Keberuntungan itu akan didapatkan ketika kalian siap. Karena itu teruslah mencari peluang melalui relasi, minimal informasi yang bisa membuka jalan menuju kesempatan berikutnya," tuturnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi peluncuran buku Punaraksara: Kenangan dan Lembaran yang Tak Selesai yang dilakukan secara simbolis oleh Kepala Program Studi Ilmu Perpustakaan, Siti Maryam, S.Ag., S.S., M.Hum., bersama dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia, Atiqotul Fitriyah, M.Hum. Prosesi tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir dan menjadi simbol lahirnya karya perdana mahasiswa sebagai buah dari proses belajar yang kolaboratif.

Lebih dari sekadar seremoni, peluncuran buku ini mencerminkan komitmen Program Studi Ilmu Perpustakaan dalam menumbuhkan budaya membaca, menulis, dan berkarya di kalangan mahasiswa. Kehadiran Punaraksara: Kenangan dan Lembaran yang Tak Selesai diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus menghasilkan karya-karya yang tidak hanya memperkaya khazanah literasi, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menegaskan perannya sebagai ruang yang mendorong lahirnya generasi pembelajar, penulis, dan intelektual muda yang mampu mengubah gagasan menjadi karya nyata serta menghadirkan manfaat bagi dunia akademik maupun masyarakat luas.

Penulis: Asri Komala Khairani/ Deny /Kasih Nur

Dokumentasi:

Book Launching

 

Tag :