Kuliah Umum Mahasiswa Baru BSA: Bekali Mahasiswa dengan Akademik, Adab, dan Pengembangan Diri
Theater Lantai 5, Berita FAH Online – Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Kuliah Umum Mahasiswa Baru BSA pada Senin (31/8/2026). Mengusung tema “Cerdas secara Akademik, Beradab dalam Perilaku, dan Produktif dalam Berkarya”, kegiatan ini menjadi pembekalan awal bagi mahasiswa baru dalam memasuki dunia perkuliahan.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Prof. Bustami Abdul Gani, Lantai 5 FAH, diikuti oleh mahasiswa baru Program Studi BSA. Kuliah umum diawali dengan keynote speech dan pengantar dari Ketua Program Studi BSA, Dr. Minatur Rokhim, M.A., didampingi Sekretaris Program Studi, Mugy Nugraha, M.Si. Dalam sambutannya, Kaprodi menjelaskan bahwa kuliah umum dilaksanakan setiap awal semester untuk memberikan gambaran mengenai kehidupan akademik di Program Studi BSA sekaligus membantu mahasiswa agar mampu menjalani perkuliahan dengan baik dan lulus tepat waktu.
Materi pertama disampaikan oleh Dr. Siti Amsariah, M.Ag. dengan tema “Mengenal Dunia Perkuliahan dengan Sistem Akademik”. Ia menjelaskan perubahan paradigma dari siswa menjadi mahasiswa. Mahasiswa dituntut menjadi pembelajar aktif, mampu membaca sebelum perkuliahan, mencari sumber, serta mengerjakan tugas secara mandiri. Selain itu, mahasiswa diperkenalkan dengan sistem SKS, penilaian IP dan IPK, peran Dosen Pembimbing Akademik, serta pemanfaatan sistem akademik digital melalui E-Semesta.
Selanjutnya, Dr. Umi Kulsum, M.A. menyampaikan materi “Strategi Sukses Akademik dan Lulus Tepat Waktu”. Ia menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya diukur dari tingginya IPK, tetapi juga dari penguasaan bidang ilmu, kemampuan berpikir kritis, kemandirian belajar, komunikasi, manajemen waktu, karakter, integritas, dan kemampuan membangun relasi. Mahasiswa juga didorong untuk membangun portofolio sejak semester pertama melalui prestasi akademik, kepanitiaan, penelitian, kompetisi, artikel, maupun organisasi.
Aspek adab dan komunikasi menjadi fokus materi ketiga yang disampaikan Dr. Yeni Ratna Yuningsih, M.A. melalui tema “Komunikasi: Adab, Etika, dan Sopan Santun Mahasiswa”. Mahasiswa diajak memahami pentingnya komunikasi yang baik dalam membangun kepercayaan, reputasi, dan kredibilitas. Dalam berkomunikasi dengan dosen maupun sesama mahasiswa, diperlukan sikap yang jelas, sopan, bertanggung jawab, serta mampu menghargai perbedaan pendapat. Etika komunikasi digital juga menjadi perhatian karena setiap aktivitas di ruang digital dapat membentuk identitas profesional seseorang.
Sementara itu, Dr. Cahya Buana, M.A. melalui materi “Pengembangan Diri, Prestasi dan Masa Depan” mendorong mahasiswa untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan selama menjadi mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa perlu aktif mengembangkan potensi dan kemampuan, termasuk melalui organisasi dan berbagai wadah pengembangan diri. Salah satunya melalui HIMLA yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di bidang Bahasa dan Sastra Arab, seperti puisi dan debat.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa baru juga aktif menyampaikan pertanyaan terkait keseimbangan antara organisasi dan akademik, penerapan kebiasaan belajar, serta strategi untuk meraih kesuksesan dan lulus tepat waktu. Para narasumber menekankan bahwa mahasiswa boleh aktif berorganisasi untuk memperluas relasi dan mengembangkan diri, namun tanggung jawab utama tetap pada perkuliahan. Mahasiswa juga diingatkan untuk memilih organisasi yang sesuai dengan minat dan potensinya.
Melalui kuliah umum ini, mahasiswa baru BSA diharapkan mampu beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi, memahami sistem akademik, membangun kebiasaan belajar yang baik, menjaga etika dan adab, serta aktif mengembangkan potensi diri. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara akademik, beradab dalam perilaku, dan produktif dalam berkarya.
Penulis : Kasih Nur/Deny Saputra
Dokumentasi:


