FAH UIN Jakarta Tampil dalam Forum Internasional ADIA 2026, Dorong Penguatan Kajian Adab dan Humaniora
Cirebon, Berita FAH Online — Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menorehkan berbagai capaian membanggakan dalam Forum of Lecturers of Adab and Humanities in Indonesia (ADIA) International Seminar and International Competition 2026 yang berlangsung di Cirebon pada 22–25 Juli 2026. Forum ilmiah berskala internasional ini menjadi ajang strategis bagi akademisi, peneliti, dan mahasiswa untuk memperkuat kolaborasi, berbagi gagasan, serta mengembangkan kajian adab dan humaniora di era digital.
Delegasi FAH UIN Jakarta dipimpin oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Dr. Ade Abdul Hak, S.Ag., S.S., M.Hum., bersama para Wakil Dekan, Ketua Program Studi (Kaprodi), Sekretaris Program Studi (Sekprodi), dan dosen dari berbagai program studi di lingkungan FAH. Kehadiran jajaran pimpinan dan sivitas akademika tersebut mencerminkan komitmen FAH dalam memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta memperluas jejaring kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.
Mengusung tema "Revitalizing Adab and Humanities in the Cyber Era for Strengthening World's Civilized Nation", ADIA 2026 menghadirkan beragam agenda ilmiah, mulai dari seminar internasional, presentasi hasil penelitian, diskusi akademik, hingga kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi. Forum ini menjadi ruang kolaboratif bagi para akademisi untuk bertukar pengalaman, mendiskusikan isu-isu strategis, serta merumuskan gagasan inovatif dalam pengembangan ilmu adab dan humaniora di tengah pesatnya transformasi digital.
Keikutsertaan FAH UIN Jakarta dalam ADIA 2026 tidak hanya ditandai dengan partisipasi aktif dalam forum ilmiah, tetapi juga diiringi sejumlah prestasi yang membanggakan. Pada kesempatan tersebut, Dekan FAH Dr. Ade Abdul Hak, S.Ag., S.S., M.Hum., menerima penghargaan Visionary Dean sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan visioner dan dedikasinya dalam mendorong pengembangan pendidikan, penelitian, inovasi, serta kolaborasi akademik di bidang adab dan humaniora.
Prestasi juga diraih oleh mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Amira Asholina Al Madinah (NIM 1251130023), yang berhasil meraih Runner Up 2 pada cabang Dubbing Contest. Raihan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa FAH UIN Jakarta tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang baik, tetapi juga mampu menunjukkan kreativitas, keterampilan berbahasa, dan daya saing pada tingkat nasional.
Momentum ADIA 2026 juga membawa kabar membanggakan bagi Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI). Dalam Musyawarah Nasional (Munas) IV Asosiasi Program Studi Sejarah Islam se-Indonesia (APSII) yang diselenggarakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan ADIA 2026, Ketua Program Studi Sejarah Peradaban Islam Dr. Zakiya Darojat, M.Hum dikukuhkan sebagai Ketua APSII masa bakti 2026–2028. Amanah tersebut menjadi bentuk kepercayaan dari anggota APSII terhadap kapasitas akademik dan kepemimpinan FAH UIN Jakarta dalam mengembangkan pendidikan dan keilmuan Sejarah Peradaban Islam di Indonesia.
Dekan FAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Ade Abdul Hak, S.Ag., S.S., M.Hum., menyampaikan bahwa partisipasi dalam ADIA 2026 merupakan bagian dari komitmen fakultas untuk terus memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah bereputasi, serta memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga akademik, baik di dalam maupun luar negeri.
Menurutnya, forum internasional seperti ADIA menjadi ruang strategis untuk mengimplementasikan tridarma perguruan tinggi melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain menjadi wadah diseminasi hasil penelitian, kegiatan ini juga membuka peluang lahirnya kolaborasi riset, publikasi ilmiah bersama, pertukaran akademisi, serta pengembangan berbagai program inovatif yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang adab dan humaniora.
Berbagai capaian yang diraih FAH UIN Jakarta selama penyelenggaraan ADIA 2026 merupakan hasil sinergi seluruh sivitas akademika dalam membangun fakultas yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Penghargaan bagi pimpinan fakultas, prestasi mahasiswa, serta amanah kepemimpinan pada organisasi profesi nasional menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi sekaligus memperkuat posisi FAH UIN Jakarta sebagai pusat pengembangan kajian adab dan humaniora.
Melalui partisipasi aktif dalam Forum of Lecturers of Adab and Humanities in Indonesia (ADIA) 2026, FAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap dapat terus memperluas jejaring kerja sama akademik, meningkatkan kolaborasi penelitian dan publikasi internasional, serta memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ilmu adab dan humaniora.
Penulis: Kasih Nur / Deny Saputra
Dokumentasi:


