FAH UIN Jakarta Resmi Lantik Pengurus Ormawa 2026-2027, Tekankan Sinergi Intelektual dan Organisasi
FAH UIN Jakarta Resmi Lantik Pengurus Ormawa 2026-2027, Tekankan Sinergi Intelektual dan Organisasi

Tangerang Selatan, Berita FAH Online- Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menggelar regenerasi kepemimpinan mahasiswa dengan resmi melantik jajaran pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) tingkat fakultas dan jurusan untuk masa bakti 2026-2027. Acara pelantikan berlangsung pada hari Jumat (27/2/2026) dengan penuh khidmat dan diselenggarakan di ruang teater FAH lantai 5. Prosesi pelantikan ini dihadiri oleh Dekan Dr. Ade Abdul Hak, M.Hum, Wakil Dekan 3 Prof. Usep Abdul Matin S.Ag., M.A., Ph.D dan, jajaran kaprodi, anggota SEMA, dan para mahasiswa. 

Momentum penting pelantikan ini juga ditandai dengan prosesi pembacaan Surat Keputusan (SK) sekaligus pelantikan pengurus baru tersebut yang dipimpin secara langsung oleh Prof. Usep Abdul Matin, S.Ag., M.A., Ph.D. Setelah itu dilaksanakan prosesi serah terima jabatan dari ketua Ormawa kepengurusan periode 2025 kepada para ketua Ormawa terpilih yang akan mengemban amanah besar di tahun 2026. Transisi kepemimpinan di lingkungan fakultas ini bukan sekadar pergantian posisi secara formalitas dan simbolis belaka, melainkan wujud nyata dari estafet perjuangan dan tanggung jawab moral untuk terus membawa nama baik institusi.

Memasuki sesi inti kegiatan, Dr. Ade Abdul Hak, M.Hum., memberikan pesan, nasihat, serta arahan strategis kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Dalam pemaparannya, beliau sangat menekankan bahwa menjadi mahasiswa aktif di kampus merupakan sebuah keistimewaan sekaligus tantangan yang menuntut kemampuan manajemen waktu yang luar biasa. Para pengurus Ormawa diwajibkan untuk mampu menyelaraskan antara dedikasi tinggi dalam berorganisasi dengan pencapaian prestasi akademik di bangku perkuliahan. Beliau menegaskan pula pentingnya mahasiswa yang berkontribusi besar untuk masyarakat dan aktif berorganisasi daripada hanya sekedar menjadi mahasiswa kupu-kupu (Kuliah Pulang) meski memiliki IPK yang tinggi.

Melalui pelantikan ini, sinergi antara pimpinan fakultas dan seluruh elemen kelembagaan mahasiswa diharapkan dapat terjalin semakin solid. Kepengurusan baru dituntut untuk mampu mengelola waktu dengan baik agar prestasi akademik dan dedikasi pada organisasi dapat berjalan beriringan. Dengan demikian, diharapkan adanya harmoni dari kedua aspek tersebut diyakini akan melahirkan lulusan humaniora yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berdaya saing di tengah masyarakat.

Penulis: Andika Pratama/ Kasih Nur/ Deny Saputra

Tag :