FAH UIN Jakarta Laksanakan Edaran Rektor tentang Penggunaan Seragam Batik KORPRI, bertepatan di Awal Ramadhan
FAH UIN Jakarta Laksanakan Edaran Rektor tentang Penggunaan Seragam Batik KORPRI, bertepatan di Awal Ramadhan

Tangerang Selatan, Berita FAH Online — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat pelaksanaan penggunaan seragam batik Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) bertepatan dengan momentum awal bulan suci Ramadhan, Kamis (19/02/2026). Perpaduan semangat ibadah dan kebersamaan dalam balutan batik KORPRI menghadirkan nuansa yang khidmat sekaligus membahagiakan di lingkungan fakultas.

Tampak rapi jajaran dekanat FAH, para dosen, serta tenaga kependidikan mengenakan seragam batik KORPRI dengan penuh kebanggaan. Kekompakan tersebut mencerminkan kepatuhan dan komitmen sivitas akademika FAH dalam melaksanakan kebijakan institusi, sekaligus memperkuat identitas sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penggunaan seragam batik KORPRI ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Rektor Nomor 3 Tahun 2026 yang ditetapkan oleh Rektor Asep Saepudin Jahar pada 27 Januari 2026. Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat identitas, soliditas, serta jiwa korsa ASN di lingkungan universitas, sekaligus membangun budaya kerja yang kolaboratif dan berintegritas.

Sejak diberlakukannya edaran tersebut, seluruh ASN di FAH secara konsisten melaksanakan penggunaan seragam batik KORPRI setiap hari Kamis serta pada momentum resmi lainnya, seperti upacara hari besar nasional, tanggal 17 setiap bulan, pelantikan pejabat manajerial dan fungsional, serta kegiatan resmi KORPRI. Pelaksanaan yang bertepatan dengan awal Ramadhan ini menjadi momentum istimewa, karena menghadirkan suasana spiritual yang semakin menguatkan nilai kebersamaan dan persaudaraan.

Warna dan motif batik KORPRI yang dikenakan secara serentak tidak hanya menjadi simbol formalitas kedinasan, tetapi juga lambang persatuan dan semangat pengabdian. Di tengah suasana Ramadhan yang sarat makna refleksi dan peningkatan kualitas diri, implementasi kebijakan ini terasa semakin relevan sebagai penguat komitmen ASN dalam memberikan pelayanan terbaik bagi civitas akademika dan masyarakat.

Momentum awal Ramadan yang beriringan dengan penerapan kebijakan ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk menumbuhkan etos kerja yang lebih disiplin, profesional, dan harmonis. Dengan semangat kebersamaan yang terpancar dari setiap langkah, FAH optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi. (SN)

Tag :