FAH Perkuat Arah Riset melalui Pembentukan Kelompok Penelitian dan Pengabdian Unggulan
Ruang Sidang Utama, Berita FAH Online — Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menggelar Rapat Pembentukan Group Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Unggulan sebagai bagian dari upaya penguatan budaya riset dan pengabdian di lingkungan fakultas di ruang sidang utama lantai 2, Senin 26/01/2026
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil diskusi bersama Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada saat kunjungan ke FAH pekan lalu, yang menekankan pentingnya pengembangan riset unggulan berbasis keilmuan khas FAH.
Dalam forum ini, fakultas menetapkan lima tema riset unggulan, yaitu humaniora dalam ranah digital, pelestarian budaya Islam Nusantara, linguistik Arab terapan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Islam moderat dan multikulturalisme, serta literasi sejarah dan budaya Islam Indonesia.
Rapat dihadiri oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, serta Ketua Konsorsium Ilmu dari berbagai rumpun keilmuan di lingkungan FAH. Adapun bidang keilmuan yang terlibat meliputi linguistik, sastra, sejarah Islam, dan ilmu perpustakaan, yang selama ini menjadi kekuatan akademik utama Fakultas Adab dan Humaniora.
Dalam sambutannya, Dekan FAH Dr. Ade Abdul Hak, S.Ag., S.S., M.Hum. menegaskan bahwa fakultas perlu memiliki penelitian unggulan yang jelas, terarah, dan berkelanjutan, sehingga rapat ini menjadi forum strategis untuk menentukan fokus penelitian dan pengabdian kepada masyarakat FAH ke depan. Ia juga menekankan pentingnya pengabdian yang berdampak langsung, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta terintegrasi dengan tema riset unggulan, sekaligus mengingatkan agar seluruh kegiatan akademik menampilkan identitas dan simbol Sustainable Development Goals (SDGs) pada setiap media publikasi.
Sementara itu, Wakil Dekan I FAH, Dr. Ida Farida, M.LIS., dalam paparannya menyampaikan bahwa penetapan tema penelitian unggulan merupakan hal yang sangat penting dan strategis bagi fakultas. Menurutnya, FAH perlu menyiapkan dan menegaskan arah penelitian secara jelas, terutama dalam konteks penjaminan mutu dan proses akreditasi, di mana konsistensi fokus dan arah penelitian dosen menjadi salah satu poin penilaian utama.
Diskusi berlangsung semakin intens dan konstruktif dengan masing-masing program studi mengajukan beragam gagasan strategis yang dinilai mampu memperkuat, meningkatkan, serta memperkaya arah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan FAH. Pertukaran ide antar bidang keilmuan tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dan sinergi akademik yang menjadi fondasi pengembangan riset unggulan fakultas.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Adab dan Humaniora menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul, terarah, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran fakultas dalam mendukung pencapaian visi universitas sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai akademik, kemanusiaan, dan keberlanjutan. (SN)
