Thesis Camp MBSA 2026: Dorong Mahasiswa Selesaikan Tesis Tepat Waktu melalui Pendampingan Intensif
Tangerang Selatan, Berita FAH Online – Program Studi Magister Bahasa dan Sastra Arab (MBSA) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar rapat persiapan kegiatan Thesis Camp 2026 pada Rabu (10/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam mendorong percepatan penyelesaian tesis dan meningkatkan angka kelulusan tepat waktu mahasiswa MBSA.
Dalam kegiatan tersebut, disampaikan bahwa Thesis Camp dirancang sebagai program pendampingan akademik yang memberikan pembekalan komprehensif kepada mahasiswa, mulai dari penentuan topik penelitian, penyusunan proposal tesis, hingga strategi penyelesaian penelitian secara efektif. Selain menjadi wadah pembelajaran, kegiatan ini juga diharapkan menjadi forum diskusi dan konsultasi intensif antara mahasiswa dan dosen dalam proses penulisan tesis.
Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Magister Bahasa dan Sastra Arab tersebut menghadirkan narasumber dari unsur pimpinan fakultas yang memberikan arahan mengenai tahapan penyusunan tesis, mulai dari penentuan topik penelitian hingga penyusunan proposal yang berkualitas.
Sekretaris Program Studi Magister Bahasa dan Sastra Arab, Sholikatus Sa'diyah, M.Pd., menyampaikan bahwa kelulusan tepat waktu merupakan salah satu indikator keberhasilan studi mahasiswa sekaligus menjadi perhatian utama program studi. Oleh karena itu, MBSA pada tahun ini secara khusus menyelenggarakan Thesis Camp sebagai bentuk komitmen dalam mendampingi mahasiswa agar mampu menyelesaikan tesis secara lebih terarah dan sistematis.
"Thesis Camp ini dirancang bukan hanya sebagai forum pembelajaran, tetapi juga sebagai ruang diskusi, konsultasi, dan pendampingan akademik yang intensif. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa memperoleh bekal yang komprehensif sehingga dapat menyelesaikan tesis dengan kualitas yang baik sekaligus lulus tepat waktu," ujarnya.
Selanjutnya, Dr. Siti Amsariah, M.Ag. sebagai narasumber dalam kegiatan Thesis Camp 2026, menegaskan bahwa salah satu tantangan terbesar mahasiswa dalam menyusun tesis adalah menemukan masalah penelitian yang relevan dan memiliki nilai kebaruan. Menurutnya, kemampuan menemukan topik penelitian sangat bergantung pada budaya membaca yang kuat.
“Masalah penelitian tidak akan pernah lahir apabila seorang peneliti tidak mau membaca. Oleh karena itu, kunci utama dalam menemukan masalah penelitian adalah banyak membaca berbagai sumber referensi yang relevan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, mahasiswa didorong untuk memperkaya literatur dengan membaca jurnal ilmiah, buku teori, penelitian terdahulu, serta berbagai referensi akademik lainnya. Melalui proses tersebut, mahasiswa dapat mengidentifikasi research gap dan menemukan topik penelitian yang aktual, relevan, dan memiliki kontribusi ilmiah.
Selain pembahasan mengenai topik penelitian, rapat juga menyoroti pentingnya pemilihan korpus penelitian. Bagi mahasiswa bidang Bahasa dan Sastra Arab, sejumlah platform digital direkomendasikan sebagai sumber pencarian karya sastra Arab, termasuk novel-novel yang telah mendapatkan pengakuan internasional. Setelah korpus ditentukan, mahasiswa diharapkan melakukan kajian mendalam terhadap penelitian terdahulu guna menemukan posisi dan kebaruan penelitian yang akan dilakukan.
Aspek lain yang turut menjadi perhatian adalah kemampuan mahasiswa dalam mengontekstualisasikan karya sastra yang diteliti. Setiap novel atau karya sastra lahir dalam latar sosial, budaya, politik, dan sejarah tertentu. Oleh karena itu, pemahaman terhadap konteks tersebut menjadi bagian penting dalam menghasilkan penelitian yang komprehensif dan berkualitas.
Dalam sesi pembahasan proposal tesis, peserta juga mendapatkan arahan mengenai penyusunan latar belakang penelitian yang baik. Mahasiswa didorong untuk mampu menjelaskan urgensi tema penelitian, menunjukkan keunggulan korpus yang dipilih, serta menguraikan aspek kebaruan (novelty) yang menjadi kontribusi utama penelitian mereka.
Melalui penyelenggaraan Thesis Camp 2026, Program Studi MBSA berharap mahasiswa dapat lebih terarah dalam menyusun proposal dan menyelesaikan tesisnya. Program ini sekaligus menjadi upaya strategis dalam menciptakan budaya akademik yang produktif, memperkuat kualitas penelitian mahasiswa, serta mendukung target kelulusan tepat waktu di lingkungan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Penulis: Ayu Andriani/ Nurul Aini/ Deny/ Sukasih Nur
Dokumentasi:



