Mahasiswa BSA UIN Jakarta Hidupkan Sastra Lewat Pemutaran Film Drama "Arrohal" dan "Ar-Rojul al-Ajuz"
Tangerang Selatan, FAH Online – Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Adab dan Humaniora menggelar acara nonton bareng dua karya drama bertajuk Arrohal dan Ar-Rojul al-Ajuz pada Selasa (30/12/2025). Bertempat di Teater Bustami Abdul Ghani Lantai 5, acara ini menjadi ajang unjuk kreativitas mahasiswa dalam mengonversi teks sastra menjadi karya visual yang mendalam.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini merupakan proyek kolaborasi mahasiswa Kelas A dan C sebagai bentuk pemenuhan Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Al-Masrokhiyyah Al-'Arabiyyah. Acara ini dihadiri oleh jajaran dosen BSA serta mahasiswa umum yang antusias menyaksikan hasil kerja keras rekan-rekan mereka melalui layar lebar teater.
Dalam pemutarannya, penonton disuguhkan dengan dua cerita yang memiliki karakteristik kuat. Drama pertama, Arrohal karya Muhammad Rifki, membawa penonton ke dunia distopia pasca-perang di mana umat manusia telah kehilangan kemampuan membaca. Cerita ini menyoroti misi penyelamatan buku klasik oleh tokoh utama yang harus bertaruh nyawa menyeberangi lautan dan padang pasir demi menjaga sisa-sisa peradaban.
Sementara itu, drama kedua yang berjudul Ar-Rojul al-Ajuz menyajikan kritik sosial yang tajam. Diadaptasi dari naskah karya Jasmiko yang pernah meraih Juara 3 Festival Teater Nasional ke-9 di Universitas Riau, drama ini memotret ketegangan antara budaya Jawa dan pemahaman agama yang kaku. Melalui tokoh seorang santri yang baru belajar selama tiga tahun namun sudah merasa paling alim, drama ini menggambarkan bagaimana tradisi lokal seperti piton-piton sering kali dianggap sebagai bidah dan budaya yang sesat.
Pimpinan Produksi Kelas C, Jasmiko, mengawali sesi sambutan dengan menyampaikan rasa bangga atas rampungnya proyek ini. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja aktif di balik layar serta mengungkapkan harapannya terkait esensi cerita yang diangkat.
"Ini adalah karya yang sangat luar biasa, kendati pasti masih banyak kekurangan di dalamnya. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan secara aktif dan berharap pesan yang ada dalam drama ini benar-benar dapat tersampaikan kepada seluruh penonton," ungkap Jasmiko.
Dosen Pengampu Mata Kuliah Al-Masrokhiyyah Al-'Arabiyyah, Dr. Ekawati, M.A., dalam sambutan berikutnya memberikan apresiasi yang mendalam terhadap karya visual yang dihasilkan para mahasiswa. Beliau menekankan bahwa mata kuliah ini memang dirancang untuk memacu daya cipta dan aplikasi praktis ilmu sastra.
"Saya sangat mengapresiasi karya mahasiswa ini. Mata kuliah ini memang sengaja dibuat untuk memunculkan kreasi-kreasi dari para mahasiswa sehingga mereka mampu melahirkan karya yang nyata," tutur Dr. Ekawati.
Kepala Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Dr. Minatur Rokhim, M.A., menutup rangkaian sambutan dengan menegaskan posisi strategis mata kuliah ini sebagai salah satu unggulan di program studi. Beliau juga memaparkan visi besar untuk membawa karya mahasiswa ke ranah internasional.
"Mata Kuliah Al-Masrokhiyyah Al-'Arabiyyah merupakan salah satu mata kuliah unggulan dan akan terus kami kembangkan. Ke depan, kami akan mengusahakan untuk menampilkan grup mahasiswa dalam rangka Hari Bahasa Arab Sedunia dan berencana mengundang duta-duta negara Timur Tengah," tegas Dr. Minatur Rokhim.
Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi tanggapan dari para dosen yang memberikan evaluasi konstruktif, kemudian diakhiri dengan penutupan resmi oleh moderator.
