Keutamaan Malam Nuzulul Qur’an
Keutamaan Malam Nuzulul Qur’an

Tangerang Selatan, Berita FAH Online - Program Mutiara Ramadhan (jilid 2) yang diselenggarakan oleh Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus konsisten memberikan pembekalan spiritual bagi mahasiswa serta kaum muslimin di seluruh dunia. Pada tayangan terbaru yang dirilis pada Minggu (01/03/2026), hadir sebagai narasumber Dra. Rd. Siti Sa’adah, M.Ag..

Dalam tausiyahnya, Dra. Siti Sa’adah mengangkat tema mengenai “Keutamaan Malam Nuzulul Qur’an”. Beliau menjelaskan bahwa peristiwa Nuzulul Qur’an merupakan momen sakral di mana Al-Qur’an diturunkan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul Izzah (langit dunia), sebelum kemudian disampaikan secara berangsur-angsur kepada Rasulullah SAW selama kurang lebih 23 tahun.

Beliau menekankan beberapa poin penting dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an, terutama di bulan Ramadhan. Yang bisa kita lakukan pertama adalah mengimani dan membaca Al-Qur'an, umat Muslim diperintahkan untuk mengimani Al-Qur'an sebagai petunjuk (Huda) dan membacanya secara tartil. Yang kedua adalah tadabur dan hafalan, penting untuk umat Muslim merenungi makna ayat-ayat Allah serta berusaha menambah hafalan, minimal untuk surat-surat pendek guna keperluan ibadah salat. Yang ketiga adalah mengamalkan dan berdakwah, hal ini merupakan pengimplementasian nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, mengajarkannya kepada orang lain juga merupakan sebaik-baiknya aktivitas seorang Muslim. Yang terakhir adalah menerapkan Al-Qur'an dalam masyarakat sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat agar tercipta tatanan yang sesuai dengan tuntunan Ilahi.

Sebagai penutup, Dra. Siti Sa’adah memberikan tips praktis agar umat Islam dapat memaksimalkan keberkahan Ramadhan melalui dua amalan utama. Pertama, menargetkan untuk khatam Al-Qur'an minimal satu kali selama bulan suci dengan membaca satu juz setiap hari. Kedua, memperbanyak iktikaf di sepuluh hari terakhir Ramadhan untuk menjemput malam Lailatul Qadar yang memiliki kemuliaan setara dengan malam turunnya Al-Qur'an.

Kajian ini diharapkan dapat memotivasi civitas akademika dan masyarakat luas untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum kembali kepada Al-Qur'an (Syahrul Qur'an).

Penulis: Inna Fatahna Hanifah/ Kasih Nur/ Deny Saputra

Tag :