FAH UIN Jakarta Sosialisasikan Student Mobility Program 2026 untuk Perkuat Pengalaman Akademik Internasional
Berita FAH Online – Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan sosialisasi International Student Mobility (ISM) FAH 2026 bertajuk “The Real International Recognition” pada Sabtu (27/06/2026) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Ade Abdul Hak, S.Ag., S.S., M.Hum., CIQnR dan Prof. Usep Abdul Matin, S.Ag., M.A., M.A., Ph.D., sebagai pemberi sambutan, dengan Hikmah Irfaniah, M.Hum., dan Dr. Maulidatun Nisa, M.Hum., sebagai narasumber, serta Muhammad Abror, M.A., sebagai moderator.
Dalam sambutan Dekan FAH menyampaikan Fakultas Adab dan Humaniora kembali menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan program student mobility yang memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa dibandingkan dengan program serupa di fakultas lain.
Program student mobility umumnya berfokus pada kunjungan akademik ke universitas luar negeri untuk memperoleh wawasan langsung dari institusi yang dikunjungi. Bahkan, di tingkat universitas, program serupa sebelumnya juga pernah dilaksanakan secara terpusat beberapa tahun lalu dengan pola kunjungan akademik dan pemaparan materi dari pihak universitas tujuan.
Namun, Fakultas Adab dan Humaniora menghadirkan pendekatan yang lebih komprehensif dan bernilai tambah. Selain kegiatan kunjungan akademik, mahasiswa juga akan dilibatkan dalam kegiatan presentasi pada konferensi internasional yang akan diselenggarakan di salah satu perguruan tinggi mitra di UKM Malaysia.
Program ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik dari berbagai universitas luar negeri, tetapi juga menjadi sarana rekognisi internasional. Melalui partisipasi dalam konferensi tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menunjukkan kontribusi akademiknya di forum global serta memperkenalkan kapasitas intelektual mahasiswa Indonesia di tingkat internasional.
Dalam sambutannya, pihak fakultas menyampaikan bahwa program ini juga bertujuan untuk meningkatkan keberanian mahasiswa dalam tampil di kancah global. Harapannya, pengalaman ini tidak berhenti pada satu negara saja, seperti Malaysia, tetapi dapat menjadi awal untuk partisipasi di berbagai negara lain seperti Jerman, Belanda, dan negara-negara lainnya di masa mendatang.
“Program ini bukan hanya sekadar perjalanan akademik, tetapi juga praktik langsung yang memberikan pengalaman internasional nyata. Mahasiswa akan bertemu dengan peserta dari berbagai negara seperti Malaysia dan Brunei, sehingga dapat memperluas jejaring akademik global,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Sosialisasi ini menjadi ruang pengenalan bagi mahasiswa FAH mengenai program mobilitas internasional yang memberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman akademik di luar negeri. Melalui program tersebut, mahasiswa diarahkan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring internasional, serta mengembangkan pengalaman belajar yang mendukung peningkatan kualitas akademik.
Dalam kegiatan tersebut dijelaskan bahwa program Student Mobility dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan kapasitas mahasiswa pada berbagai jenjang pendidikan. Bagi mahasiswa jenjang sarjana, tersedia peluang bantuan yang mendukung partisipasi dalam program. Sementara itu, mahasiswa magister dan doktoral didorong untuk membangun strategi pengembangan akademik melalui kolaborasi, termasuk memperluas jejaring dengan dosen dan institusi mitra.
Pembahasan juga menyoroti aspek pembiayaan dan mekanisme pengajuan program. Mahasiswa yang mengikuti program dengan pembiayaan mandiri tetap dapat memperoleh manfaat akademik dari pengalaman internasional yang dijalani. Sementara itu, peluang pendanaan dari institusi memiliki ketentuan tertentu yang perlu diperhatikan, termasuk mekanisme pengajuan dan pencantuman pihak yang terlibat dalam kegiatan akademik.
FAH UIN Jakarta juga mendorong mahasiswa untuk mempersiapkan kebutuhan administrasi sejak awal, termasuk koordinasi data dan kesiapan dokumen bersama pihak terkait. Pengalaman dari beberapa perguruan tinggi lain menunjukkan pentingnya perencanaan agar mahasiswa dapat mengikuti program mobilitas dengan lebih matang.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai proses, persyaratan, serta manfaat mengikuti Student Mobility Program. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong civitas akademika FAH untuk lebih aktif mengambil peluang akademik internasional sebagai bagian dari penguatan kompetensi dan pengalaman global.
Penulis: Andika Pratama/ Deny/ Kasih Nur
Dokumentasi Kegiatan:



