FAH UIN Jakarta Gelar Yudisium dan Pelepasan Wisuda ke-139: Digital Society, Generasi Religius, Smart, dan Berdampak bagi Masyarakat
FAH UIN Jakarta Gelar Yudisium dan Pelepasan Wisuda ke-139: Digital Society, Generasi Religius, Smart, dan Berdampak bagi Masyarakat

Tangerang Selatan, Berita FAH Online — Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Yudisium dan Pelepasan Wisuda ke-139 pada Jumat (6/2/2026) di Ruang Teater Prof. Bustami Abdul Ghani, Lantai 5 FAH. Kegiatan ini mengusung tema “Digital Society: Generasi Religius, Smart, dan Berdampak pada Masyarakat” sebagai refleksi peran lulusan FAH dalam menjawab tantangan era digital.

Yudisium dipimpin langsung oleh Dekan FAH, Dr. Ade Abdul Hak, S.Ag., S.S., M.Hum., CIQnR., serta dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, para ketua dan sekretaris program studi di lingkungan Fakultas Adab dan Humaniora. Agenda utama meliputi pembacaan Surat Keputusan Dekan, penetapan peserta yudisium, dan pengumuman lulusan terbaik dari masing-masing program studi serta tingkat fakultas.

FAH menetapkan lulusan terbaik dari setiap program studi sebagai berikut: Program Studi Bahasa dan Sastra Arab: Nabilah Irza Maharani (IPK 3,94) dengan judul skripsi: Ẓāhirat Tahwīl al-Syifrah wa Takhlīṭihā fī Musalsal Jāyibah al-‘Īd, Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam: Syifa Hafidzoh (IPK 3,76), dngan judul Skripsi: Analisis Pemikiran KH. M.A. Sahal Mahfudh dalam Majalah Aula Tahun 1988–1990, Program Studi Tarjamah: Pipih Bahriani (IPK 3,68), dengan judul skripsi: Ketepatan Diksi Terjemahan Auto Translate Arab–Indonesia pada Video YouTube Omar Abdulrahman, Program Studi Ilmu Perpustakaan: Agnes Putri A. (IPK 3,96), dengan judul skripsi: Upaya Perpustakaan Jakarta Cikini dalam Menunjang Fungsi Rekreasi, Program Studi Sastra Inggris: Naufal Alfarissy (IPK 3,58), dengan judul skripsi: The Legitimation Loop: Synthesizing Political Realism and Victimhood in Netanyahu’s 2024 UN Speech, Program Studi Magister Sejarah dan Kebudayaan Islam: Mariyo Romadon (IPK 3,66), dengan judul tesis: Tuan Guru Hasan bin H. Anang Yahya (1927–1940): Kiprah dan Responsnya terhadap Paham Keagamaan Kaum Mudo, Predikat Lulusan Terbaik Fakultas Adab dan Humaniora diraih oleh Agnes Putri A. dari Program Studi Ilmu Perpustakaan.

Dalam penyampaian kesan dan pesan, perwakilan lulusan terbaik menyampaikan bahwa yudisium merupakan fase transisi penting dari proses akademik menuju pengabdian di masyarakat. Ia menekankan bahwa capaian akademik harus dibarengi dengan karakter, nilai religius, dan keterampilan agar lulusan FAH mampu memberikan dampak nyata. Lulusan juga diingatkan untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh, serta senantiasa bersyukur kepada orang tua, dosen, tenaga kependidikan, dan diri sendiri atas perjuangan selama menempuh pendidikan.

Dekan FAH, Dr. Ade Abdul Hak, dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian para lulusan merupakan hasil dari perjuangan panjang yang penuh dinamika. Mengaitkan tema digital society, ia menegaskan pentingnya integrasi pengetahuan empiris, rasional, dan spiritual agar lulusan mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai keimanan.

“Ilmu yang tidak diamalkan dapat menjadi beban. Oleh karena itu, pengetahuan yang diperoleh harus diwujudkan dalam kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menjelang akhir acara, suasana yudisium semakin hangat dengan sajian berbagai penampilan yang disuguhkan kepada para mahasiswa calon wisudawan sebagai bentuk apresiasi dan perayaan atas pencapaian akademik yang telah diraih.

Melalui Yudisium dan Pelepasan Wisuda ke-139 ini, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul secara akademik, berkarakter religius, serta siap berperan aktif dalam membangun masyarakat digital yang beretika dan berkeadaban.

Penulis: Muhammad Dafa Al Farisi

Tag :