Delegasi FAH UIN Jakarta Disambut Akademisi NUS, Mahasiswa Presentasikan Riset Humaniora di Kampus Peringkat Dunia
Berita FAH Online, Singapura, 17 Juli 2026 – Memasuki hari kedua rangkaian International Student Mobility (ISM) 2026, delegasi Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kunjungan akademik ke National University of Singapore (NUS). Kegiatan yang berlangsung di Central Library NUS ini diisi dengan diskusi akademik bersama para peneliti Asia Research Institute (ARI) NUS sekaligus presentasi hasil riset mahasiswa FAH di hadapan akademisi internasional.
Rombongan FAH UIN Jakarta disambut oleh tiga peneliti ARI-NUS, yakni Bosman Batubara (Research Fellow), Dr. Priza Marendraputra (Postdoctoral Fellow), dan Dr. Amorisa Wiratri (Postdoctoral Fellow). Pertemuan berlangsung dalam suasana akademik yang hangat dengan pembahasan mengenai perkembangan riset humaniora, studi Islam Asia Tenggara, warisan budaya, serta peluang kolaborasi penelitian dan mobilitas akademik antara kedua institusi.
Dalam forum tersebut, tiga mahasiswa FAH UIN Jakarta mempresentasikan hasil riset mereka. Yoga Difa Perdana (Magister Sejarah dan Kebudayaan Islam) membahas praktik ziarah sebagai living Islamic heritage di Makam Habib Ali Kwitang. Muhamad Abror, kandidat doktor FAH UIN Jakarta, mengulas Manuskrip Kentongan dan dinamika pemikiran Muslim tradisionalis Asia Tenggara awal abad ke-20. Sementara itu, Sania Aniqa (Magister Bahasa dan Sastra Arab) memaparkan kajian mengenai representasi pemikiran sufi Hamzah Fansuri oleh model kecerdasan buatan (GPT-4o dan Gemini) dalam perspektif Digital Islamic Humanities.
Ketiga presentasi tersebut mendapat apresiasi dari para peneliti ARI-NUS yang memberikan berbagai masukan metodologis, perspektif komparatif, serta peluang pengembangan riset ke depan. Diskusi berlangsung interaktif dan menunjukkan tingginya antusiasme kedua belah pihak dalam membangun jejaring akademik lintas negara.
Bagi para mahasiswa, kesempatan untuk mempresentasikan penelitian di lingkungan akademik NUS menjadi pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan komunikasi ilmiah dalam forum internasional dan memperluas wawasan mengenai tradisi riset global. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta mampu berkontribusi dalam diskursus akademik internasional melalui kajian-kajian yang inovatif, relevan, dan berbasis pada kekayaan intelektual Islam serta budaya Nusantara.
Sebagai penutup kegiatan, delegasi FAH UIN Jakarta menyerahkan cendera mata berupa karya mahasiswa kepada para peneliti ARI-NUS. Buku karya Najwa Lathiifah Saepudin dari Prodi Sastra Inggris diserahkan sebagai simbol apresiasi sekaligus memperkenalkan kreativitas dan capaian mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Kunjungan akademik ke National University of Singapore menjadi salah satu agenda penting dalam pelaksanaan International Student Mobility 2026. Melalui dialog langsung dengan para peneliti ARI-NUS, FAH UIN Jakarta terus memperkuat komitmennya untuk mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi, memperluas kolaborasi riset, serta mencetak lulusan yang memiliki daya saing global tanpa meninggalkan akar keilmuan Islam dan kemanusiaan.
Penulis: Fitriyani
Dokumentasi:





