Ciputat – Kamis, 25 Juni 2020 – Dalam situasi pandemi akibat Covid-19, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan Yudisium secara online pada Kamis (25/6). Sejumlah 32 orang mahasiswa/i yang telah menyelesaikan studinya terpaksa harus mengikuti prosesi yudisium dan wisuda secara daring. Hal ini dikarenakan situasi yang belum kondusif untuk menyelenggarakan pertemuan yang mengundang orang banyak, mengingat wabah virus korona belum mereda. Sebetulnya yudisium kali ini pun tak sepenuhnya online, melainkan dihadiri secara fisik dengan protokol kesehatan oleh jajaran dekanat FAH, mulai dari Saiful Umam, Ph.D selaku Dekan, Dr. Ida Farida, MLIS sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Ade Abdul Hak, M.Hum (Wakil Dekan Bidang Administrasi) dan juga Dr. Halid, M.Ag. serta sejumlah 4 orang mahasiswa yang bertindak sebagai petugas memandu acara.

Dekan FAH dalam pidatonya di hadapan peserta Yudisium

Dalam sambutannya Dekan FAH meminta maaf kepada para peserta yudisium karena harus secara online dan mungkin sebagian kecewa akibat hal ini. Namun tak menyurutkan semangat para peserta untuk bergabung mengikuti acara dari awal hingga akhir melalui aplikasi zoom cloud meeting. “Saya mengucapkan selamat kepada kalian semua atas gelar sarjana yang telah diraih, selamat kepada orang tua yang telah mendampingi anak-anaknya untuk menyelesaikan studinya di FAH.” Selain itu Dekan juga berpesan kepada para wisudawan/wisudawati, agar dalam kehidupan ke depannya para lulusan ini menjadi duta yang baik dari UIN dan FAH ketika berkarya, bekerja, terjun di masyarakat. Kemudian menjadi muslim yang baik karena adalah lulusan “UIN” tentu saja harus agamis, melaksanakan tugas-tugas sebagai umat Islam. Selanjutnya harus menjaga akhlak yang mulia baik ucapan maupun perbuatan dimanapun berada. Alumni FAH juga harus memiliki etos kerja yang baik, yang tak mudah menyerah, dan yang terakhir harus memiliki pribadi yang dapat dipercaya. Saiful juga berpesan agar para sarjana ini dapat memanfaatkan kesempatan kerja yang ada di depan mata, jangan pilih-pilih pekerjaan dan jangan menyia-nyiakan peluang. “Kalian tak perlu terkungkung pada prodi yang dipelajari, Terkait dengan kualitas anda sebagai sarjana, tetaplah memiliki daya pikir yang kritis terhadap semua yang sampai kepada anda. Selanjutnya tentu saja saya berharap kalian tidak lupa kepada almamater, kalian bisa berkontribusi kepada komunitas alumni UIN dan alumni FAH. Dan terakhir, doakanlah kami para dosen, para staf untuk tetap istiqomah dalam menjalankan tugas, untuk selalu mendapatkan limpahan rahmat dan diberikan kesehatan sehingga tetap mampu untuk menjalankan amanah hingga tuntas.” tutup sosok Alumni University of Hawaii ini.

Jajaran Pimpinan FAH, Dekan, Wadek I, II dan III

Rangkaian acara yudisium secara daring ini terbilang sukses dalam pelaksanaannya berkat koordinasi yang baik dari panitia dan juga para peserta, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan membacakan nama-nama peserta yudisium yang akan di wisuda pada wisuda ke-116 kali ini. Total seluruhnya dari 5 prodi S1 jumlah sarjana yang di wisuda kali ini ada 32 orang. Selanjutnya Wakil Dekan Bidang Akademik mengumumkan lulusan-lulusan terbaik dari kelima prodi, Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Sejarah dan Peradaban Islam (SPI), Tarjamah, Ilmu Perpustakaan dan Sastra Inggris serta puncaknya adalah lulusan terbaik tingkat fakultas. Untuk lulusan terbaik di prodi BSA ialah Zakiyah Palaloi (IPK 3,71/Cumlaude) dengan judul Skripsi “Al-Ashwat Fauq al-Tarkibiyyah fi al-Qur’an al-Karim (Surah al-Qamar Anmudzjan)”. Kemudian di prodi SPI adalah Syakhril Nur Arifin (IPK 3,72/Cumlaude) dengan judul Skripsi “Pabrik Gula Remboen dan Perubahan Sosial Ekonomi di Kebumen (1901-1910)”. Tarjamah; Abdullah Abdul Jawad Abdul Kholik (IPK 3,48/Amat Baik) skripsinya berjudul “Penyusunan Buku Saku Percakapan Bahasa Arab (Fusha-‘ Amiyah) Indonesia”. Ilmu Perpustakaan; Anadiatul Khoiriah (IPK 3,43/Amat Baik) dengan Skripsi berjudul “Program Storytelling di TK Salman sebagai Upaya Pengembangan Daya Imajinasi Anak”. Sastra Inggris; Himayah Assa’diyah (IPK 3,43/ Amat Baik) skripsinya berjudul “Wasatiyyah Islam Campaign in the Book “Islam is not only for Muslim” by Ali Mustafa Yakub: A Discourse Analysis”. Dan lulusan terbaik fakultas jatuh kepada Zakiyah Palaloi lantaran menyelesaikan studi lebih cepat.

Dekan menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Zakiyah Palaloi sebagai lulusan terbaik FAH pada wisuda ke-116

Acara pun semakin menarik dengan adanya sharing alumni, kali ini yang mengisi sesi sharing adalah Kurniawan Indra alumni Sastra Inggris FAH yang kini bekerja di Kementerian Luar Negeri dan sedang dinas di Kolombia. Dalam sesi tersebut Indra banyak bercerita tentang perjalanan hidupnya sebagai seorang alumni FAH dan juga bicara tentang tantangan zaman bagi para lulusan ilmu humaniora ke depan. Ia berharap para lulusan Fakultas Adab ini tetap bisa berkontribusi lebih dan dapat mengembangkan skill atau keilmuannya agar dapat menyesuaikan perkembangan teknologi yang amat masif. Selain itu, dirinya juga meminta kepada para alumni untuk terlibat aktif dalam forum alumni FAH yang belakangan mulai bergeliat kembali. “Saya berharap adik-adik ini bisa sukses dalam karir, maupun studi lanjut ke depannya. Dan saya juga meminta agar mereka tak melupakan kampus yang telah mendidik mereka, ya semoga juga mereka mau aktfi juga di forum alumni”, ucap diplomat muda ini.

Sesi Sharing Alumni bersama Kurniawan Indra

Meski di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda seluruh dunia, khususnya kota Tangerang Selatan, namun tak menyurutkan semangat serta kebahagiaan di wajah para mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah untuk meraih gelarnya dalam dunia pendidikan. Walaupun pelaksanaan tersebut terlaksana dengan protokol kesehatan Covid-19 serta hanya dihadiri peserta perwakilan Dekanat, namun prosesi yudisium tetap berlangsung khidmat dan tak menghilangkan kesakralan acara yang dihelat di Teater Prof. Dr. Bustami Abdul Ghani lantai 5 Gd FAH Kampus 3.

 

Reportase: AY