Gedung 3. FAHIM News. Ahmad Arif (Jurnalis dan Penulis buku Ekspedisi Kompas: Hidup Mati di Negeri Cincin Api, 2012). Memaparkan tentang menulis karya ilmiah populer dan asiknya menulis , di Aula Bustami Abdul Gani Lantai 4 Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta, Rabu 10 september 2014.

Beliau menceritakan pengalamannya  tentang asiknya menulis, Menurut arif menjadi penulis itu punya waktu yang flexibel 24 jam, bisa dimanapun kapanpun menulis dan mendapatkan ide, menulis itu sama seperti membuat film, intinya membuat pembaca itu dapat masuk kedalam alur cerita yang ditulis.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menulis ungkapnya dalam worksop, Ketika menulis ingat SPO, Hindari anak kalimat apa lagi cucu kalimat, dan satu paragraf maksimal tiga kalimat atau sekitar lima baris (Less is more).

Perbedaan yang jelas dalam penulisan ilmiah dan populer dapat dilihat dari penulis, pembaca, isi dan  medianya. Jadi penulis populer itu bisa dari kalangan apapun, jurnalis, staff NGO, Mahasiswa, Ibu rumah tangga sekalipun. Lain halnya dengan penulisan ilmiah lebih khusus seperti para pakar, peneliti, dan profesional dibidangnnya yang menghasilkan jurnal ilmiah. Menurut Ahmad afrif Karya ilmiah populer merupakan suatu karya yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang populer sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik untuk dibaca medianya bisa berupa majalah, koran dan buku. [AFR]

 Materi presentasi dapat di download di

https://drive.google.com/file/d/0B_8G1_XIx5OFR1prM3YzMXJ3OVh1eXpadUlsbE4yRHBLUXpR/edit?usp=sharing

Indahnya berbagi

FAHIM maju