Pagi itu, matahari tampak tersenyum. Cerah sekali, hingga silau mata untuk menatap sekeliling. Tak seperti biasanya yang selalu mendung, hari itu bertepatan dengan digelarnya acara ‘Orientasi Kesejarahan (Orkes)’ oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam (HMJ SKI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dua bus menunggu di samping pintu masuk UIN untuk membawa 51 mahasiswa baru serta beberapa panitia dan pengurus HMJ SKI berwisata sejarah di Cirebon dan Kuningan, Sabtu (15/10).

     Ubaidillah, lelaki berambut sedikit ikal sekaligus sebagai presiden HMJ SKI menuturkan bahwa belajar sejarah tidak selalu berjibaku dengan buku-buku. “Mempelajari sejarah tidak mesti dengan buku melulu. Agar asyik dalam mempelajari sejarah, kita boleh menggunakan media, film dan wisata sejarah,”Ujarnya, senin (17/10)

     “Mengenal sejarah kebudayaan Islam melalu wisata berbasis nusantara” adalah tema yang dipilih untuk memeriahkan acara tahunan ini. Ubaidillah saat duduk santai di ruang HMJ menambahkan bahwa dipilihnya tema tersebut karena Orkes ini bertujuan untuk memenuhi pengetahuan sejarah mahasiswa secara asyik dan bermutu (17/10)

     Semangat mahasiswa SKI waktu itu tak padam walaupun terik matahari Cirebon begitu menyengat. Mereka mengunjungi situs-situs sejarah yang ada di Cirebon, diantaranya Goa Sunyaragi, Keraton Kanoman dan Keraton Kacirebonan. Bertukar ilmu dan membaca peninggalan-peninggalan kuno, itulah bentuk antusias mahasiswa SKI saat mengikuti agenda-agenda Orkes.

     Sore harinya, mereka menuju ke Kuningan untuk beristirahat di Villa sekaligus mengunjungi museum Linggarjati, esoknya. Di sepanjang perjalanan tawa riang serta nyanyian tersirat di wajah mereka. Sesampainya di Villa acara berlanjut dengan pembukaan, diskusi dan pentas seni. Raut lelah tampak di wajah-wajah mahasiswa baru SKI tetapi Nurhasan, kepala jurusan SKI memberi petuah dan motivasi kepada mahasiswa agar tetap bersemangat. “Walaupun lelah dan belum mandi, kalian harus tetap semangat,” Ungkapnya saat berdiri memberikan sambutan.

     Terbukti acara yang diadakan selama dua hari satu malam ini memberi kesan baru kepada mahasiswa SKI, khususnya mahasiswa baru. “Selain asyik dan seru, acara ini membuat kita lebih akrab dan saling mengenal antar satu sama lain dan juga senior-senior SKI,” ungkap salah satu mahasiswi baru SKI.

Ika W.