Berdiri pada tahun 1960, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), sebelumnya bernama Fakultas Adab, merupakan salah satu Fakultas tertua di lingkungan UIN (sebelumnya IAIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada awalnya, FAH hanya terdiri dari dua prodi, yakni Prodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dan Prodi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Namun, seiring dengan konversi lembaga pendidikan tinggi ini menjadi sebuah Universitas, FAH membuka sejumlah prodi baru di bawah rumpun ilmu Humaniora, yakni Prodi Bahasa dan Sastra Inggris (BSI), Prodi Tarjamah, dan Prodi Ilmu Perpustakaan.

Pada masa mendatang, FAH sedang merintis pembukaan prodi-prodi lain yang dianggap memiliki prospek pengembangan, seperti Sastra Jepang, Sastra China, dan Sastra Indonesia dengan pengkhususan pada sastra Islam Nusantara.

Kini, FAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dapat dianggap sebagai Fakultas pertama dan terdepan bidang ilmu Humaniora di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se-Indonesia yang memberikan perhatian besar terhadap pengkajian sumber-sumber primer Islam Nusantara, berupa manuskrip-manuskrip dalam bahasa Arab, Melayu, dan Jawa yang berisi pengetahuan tentang tradisi intelektual, sastra, linguistik, sejarah, agama, dan berbagai aspek peradaban masyarakat Nusantara.

FAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengelola sumber-sumber primer Islam Nusantara tersebut sebagai materi pembelajaran dan penelitian bagi seluruh civitas akademikanya, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang modern.

FAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyiapkan sarjana-sarjana yang berakhlak mulia, memiliki distingsi dan daya saing tinggi di bidang Humaniora, serta memiliki komitmen pada kebudayaan lokal dan pada saat yang sama juga siap berkompetisi dalam persaingan global.