Gedung Fah, Fah News- Untuk mempersiapkan lulusan yang siap terjun di dunia kerja, Jurusan Tarjamah Fakultas Adab dan Humniora (FAH) menghelat kegiatan bimbingan karir bagi mahasiswa Tarjamah tingkat akhir. Acara ini berlangsung di lantai 1 FAH yang dimulai pukul 09.00-12.00 WIB, Kamis (11/10/18). Pihak jurusan mendatangkan Sekretaris Jenderal HPI (Himpunan Penerjemah Indonesia), Anna Wiksmadara sebagai narasumber.

Dalam ceramahnya, Anna menyampaikan bahwa mahasiswa yang menggeluti dunia penerjemahan harus lebih mencintai bahasa, karena di dunia kerja ada banyak perusahaan yang membutuhkan jasa penerjemah. Ia juga memberikan semangat kepada mahasiswa tingkat akhir jurusan Tarjamah, untuk menjadi penerjemah profesional. Anna juga membagi pengalamannya selama menjadi penerjemah diperusahaan besar bidang minyak dan gas dengan penghasilan yang tidak sedikit. “Jika kita tekun dan fokus tentunya kita dapat menjadi seorang yang ahli dalam bahasa bahkan bisa menjadi penerjemah yang profesional,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi forum informasi untuk para mahasiwa akhir di Tarjamah, karena memberikan tambahan wawasan tentang penerjemahan juga relasi dalam dunia pekerjaan. Untuk menghadapi zaman yang semakin maju, bukan hanya keahlian yang menjadi modal utama, tapi relasi dan koneksi juga diperlukan.

“Pelatihan untuk mahasiwa semester akhir ini tujuannya untuk memberikan relasi dan koneksi kepada mereka, agar setelah lulus nanti bisa langsung terjun di dunia kerja”. ujar Sekretaris Jurusan Tarjamah, Rizky Handayani dalam sambutannya.

Roby Sugara salah satu peserta kegiatan memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. “Acara ini bagus, karena memberikan harapan pada mahasiwa Tarjamah bahwasanya jurusan Tarjamah atau penerjemah itu sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Saya harap, dengan acara ini para mahasiwa Tarjamah menjadi optimis sebagai penerjemah muda kedepannya”. katanya.

Rizki Handayani menambahkan “Antusias mahasiwa semester akhir dalam mengikuti program bimbingan karier ini cukup bagus. Terlihat dari ruangan yang penuh dan banyaknya pertanyaan yang muncul dari peserta.”

(Alif/Ady).