Gunung Slamet, Fah news- Komunitas Bhinneka Tunggal Baca yang beranggotakan mahasiswa penggiat Literasi jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi (IPI) UIN Jakarta menggelar Taman Baca Gratis bagi para pendaki di puncak Gunung Slamet, Jawa Tengah, sabtu (20/10).

Taman baca di puncak gunung ini merupakan metode baru yang bertujuan untuk menyuarakan kegiatan membaca dan memberikan pandangan baru pada masyarakat bahwa mendaki gunung tidak hanya tentang alam, tetapi juga bisa digunakan sebagai sebuah inovasi dalam literasi, karena berbagi ilmu dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Saat ditemui di FAH (25/10), Fahdrizal Muftin Aryatama selaku penggiat Komunitas Bhinneka Tunggal Baca mengatakan “rute yang kami lewati cukup terjal dan jarak tempuhnya pun cukup jauh, sedangkan beban yang harus kami bawa sudah sangat berat, dari mulai perlengkapan pribadi hingga tambahan beban buku membuat perjalanan harus lebih hati-hati. Dengan jumlah yang hanya 10 orang, minimal kami harus membawa 20 buku untuk bisa membuka lapak baca. Tapi dengan niat dan tekad yang kuat akhirnya bisa terlaksana,” ujarnya.

Fahdrizal pun menambahkan bahwa ini adalah kali pertama komunitasnya membawa puluhan buku di puncak gunung, sehingga mereka menyadari memang cukup sulit jika kegiatan ini dilaksanakan terus menerus di alam, khususnya puncak gunung. Namun kegiatan semacam ini tidak akan pernah mereka hentikan demi menggaungkan Literasi di Indonesia, “Alhamdulillah kami mendapatkan respon dan apresiasi yang sangat baik dari masyarakat, terutama di sosial media. Sehingga untuk kedepannya kami harus lebih semangat lagi,” paparnya selaku Library Ambassador 2017 ini.

(Nufa)