Titik Pencabut Nyawa: Kisah Unik Unak-anik Huruf

• Jangan anggap enteng harga nyawa. • Jangan iri, dengki, dan saling membenci. “Karena nila seTITIK, rusak susu sebelanga,” bukanlah isapan jempol. Hanya karena soal sepele dan meremehkan,  nyawa melayang. Inilah yang dialami Imaduddin Al-Hasani, kaligrafer terbesar Persia kesayangan Shah Abbas Agung (1588-1629). Kebesaran Imad telah dijadikan ikon kompetisi kaligrafi internasional IRCICA di Turki yg…

Read More