Rektor UIN ketika Menyerahkan Bantuan kepada Korban Tsunami Banten

Sivitas akademi UIN Jakarta berhasil menyalurkan dana bantuan Rp 66.313.500 untuk korban bencana tsunami Pandeglang, Banten. Dana bantuan yang dikumpulkan beberapa waktu setelah tsunami menghajar kawasan pesisir barat Provinsi Banten ini telah disalurkan melalui posko-posko pengungsian, Minggu 30 Desember 2018.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA didampingi Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof. Dr. Murodi MA, Kepala Puslitpen Wahdi Sayuti MA, Kepala PPM Djaka Badranaya ME, dan Kasubag Rumah Tangga Abdul Halim MA. Dana bantuan sendiri diterima langsung beberapa posko bantuan sasaran seperti posko Perguruan Islam Annizhomiyah Jaha dan posko pengungsian di Caringin, Labuan.

Dalam sambutannya, Rektor menuturkan, dana bantuan bersumber dari sumbangan seluruh sivitas UIN Jakarta yang ikut prihatin dengan musibah tsunami yang menelan korban jiwa meninggal dunia, luka-luka, dan mengakibatkan berbagai kerusakan. “Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban yang ditanggung saudara-saudara terkena bencana,” katanya.

Mewakili masyarakat pengungsi, pengasuh sekaligus kordinator posko Perguruan Islam Annizhomiyah H. Tb. Agus Umam menyampaikan terima kasih kepada Rektor maupun sivitas UIN Jakarta atas bantuan yang diberikan. Bahkan Agus mengapresiasi kedatangan langsung pimpinan UIN Jakarta untuk menyerahkan dana bantuan.

“Sebuah kehormatan bagi kami atas kedatangan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta beserta rombongan. Berkat kepeduliannya, Alhamdulillah bantuan telah kami terima yang kemudian pasti akan kami salurkan kepada korban bencana tsunami dan banjir yang saat ini membutuhkannya,” apresiasinya.

Apresiasi serupa disampaikan Perwakilan Posko Banyubiru, H. Ahmad Sudajat. Menurutnya, dana tersedia akan disalurkan seluruhnya bagi pemenuhan kebutuhan logistik sehari-hari maupun kesehatan kebutuhan pengungsi. “Sesuai amanat sivitas UIN Jakarta, seluruh donasi seluruhnya akan kita sampaikan kepada yang berhak,” katanya.

Pantauan BERITA UIN, setiap posko pengungsian yang menjadi sasaran bantuan sivitas UIN Jakarta diisi ratusan pengungsi dari berbagai kawasan Labuan, Panimbang, dan Carita. Pengungsi yang semula merupakan warga yang tinggal di pinggiran pantai dan menggantungkan hidup di laut itu kini terpaksa tinggal  di posko-posko pengungsian hingga kondisi dinyatakan aman.

Terpisah, Wakil Rektor Bidang Kerjasama menambahkan, pimpinan UIN Jakarta juga mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi atas sivitas yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk didonasikan melalui Dana Kemanusiaan UIN Jakarta Peduli Bencana. “Sekali lagi,  terima kasih atas donasi dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah ini. Semoga donasi ini memberikan bermanfaat dan menjadi jariyah,” harapnya. (her/zae)