FAH UINJKT,

Senin, 23 Juli 2018, lebih dari 70 mahasiwa dikumpulkan untuk menandatangani Pakta Integritas, yang berkaitan dengan Kode Etik Mahasiwa. Hal ini dilakukan dikarenakan terjadi beberapa pelanggaran yang dilakukan mahasiswa FAH sebelum kelulusan.  Dalam sambutannya Wakil Dekan I Bidang Akademik menyampaikan pentingnya menanamkan nilai kejujuran dalam hal ini kepada calon Wisuda Sarjana ke-109.
Adapun dalam kesempatannya Dr. M. Farkhan juga menyampaikan point penting bagi para calon wisuda, diantaranya data mahasiswa di FORLAP DIKTI untuk kepentingan kelanjutan jenjang studi ataupun syarat melamar pekerjaan. Data pada FORLAP DIKTI ini menjadi penting dikarenakan data tersebut diakses secara nasional saat ini, bisa jadi nantinya secara internasional dapat diakses oleh instansi dari luar negeri. Menyangkut kebenaran data pendidikan, mahasiswa diharapkan melakukan pengecekan baik pada FORLAP DIKTI atau pada aplikasi akdemik yang mereka gunakan saat ini (AIS). Pengisian Biodata mahasiswa saat inilah yang menjadi patokan data pada FORLAP DIKTI, maka dari itu mahasiwa harus memperbaiki Biodata sesuai dengan Ijazah sebelumnya.

Pelanggaran kode etik mahasiwa yang terjadi baik berupa pemalsuan data nilai ataupun pemalsuan dokumen bisa saja terkena sanksi skorsing ringan mulai dari 1 tahun (2 semester) tidak diperkenankan mengikuti kuliah, atau sanksi terberat yaitu Drop Out (DO) bahkan bisa terjerat undang-undang. Dan tujuan diadakan penandatanganan Pakta Integritas ini ialah tidak lain sebagai dasar bagi Fakultas dalam memberikan sanksi bila terjadi pelanggaran kode etik dikemudian hari.