Ketua Jurusan        : M.Nurhasan, M.A
Sekertaris Jurusan: Sholikatus Sa’diyah, M.Pd

Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam

 

Status Akreditasi: A (BAN-PT) No SK: 0124/SK/BAN-PT/Akred/S/I/2017

 

  • Visi

Menjadi Prodi SPI yang terkemuka berbasis integrasi dan kontekstualisasi ilmu tingkat internasional pada tahun 2025.

  • Misi

a. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran dalam bidang SPI untuk memahami fenomena empirik keislaman dan keindonesiaan.

b. Menyelenggarakan penelitian dalam bidang SPI secara umum dengan memanfaatkan sumber-sumber primer keislaman dan keindonesiaan.

c. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat secara professional dalam bidang SPI.

  • Tujuan

Tujuan Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam adalah sebagai berikut:

Program Studi ini  bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan ahli dalm bidang sejarah dan kebudayaan islam sebagai sejarawan atau pekerja pariwisata profesional. Untuk menjalan fungsinya sebagai sejarahwan atau pekerja pariwitas profesional, mereka dibekali kompetensi untuk:

  1. menjadi seorang muslim yang berakhlak mulia, memegang teguh nilai-nilai keislaman, integritas, dan rasa nasionalisme  untuk membangun negara;
  2. Bertanggungjawab terhadap pekerjaan dalam bidang sejarah dan kebudayaan Islam, baik sebagai pribadi maupun anggota kelompok/organisasi;
  3. Memiliki kemampuan mengembangkan diri secara terus-menerus (belajar sepanjang hayat), serta meningkatkan kemampuan seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi;
  4. Menguasai filsafat, konsep, dan teori-teori sejarah untuk memahami fakta-fakta sejarah secara komprehensif dan memperoleh pengetahuan baru;
  5. Menguasai historiografi dan ilmu-ilmu bantu sejarah untuk membedakan sumber-sumber utama dan sekunder; serta menghubungkan antara masa kini dan lalu;
  6. Menggunakan bahasa asing dan teknologi informasi dan komunikasi untuk menjelajahi sumber-sumber informasi; dan menyampaikan gagasan dan pikiran melalui komunikasi lisan atau tulis;
  7. Memanfaatkan filsafat, konsep, dan teori-teori sejarah budaya menyelesaikan masalah-masalah kesejarahan dan kebudayaan;
  8. Menggunakan ilmu-ilmu bantu sejarah untuk menjelaskan sumber-sumber utama dan sekunder dalam sejarah dan kebudayaan Islam; dan
  9. Menggunakan historiografi dan metode penelitian sejarah untuk merekonstruksi peristiwa-peristiwa sejarah; dan mampu menghubungkan antara masa kini dan lalu.