Kurikulum universitas adalah kurikulum yang berorientasi mencapai tujuan pendidikan universitas yaitu melahirkan sarjana muslim yang kokoh akidahnya, mantap ibadahnya, mulia akhlaqnya, luas dan dalam ilmu dan wawasannya, mapan ketrampilan hidupnya dan tinggi etos kerjanya dalam kebugaran jasmani untuk diabdikan kepada bangsa,  negara, dan umat. Salah satu permasalahan yang saat ini sedang dihadapi Fakultas Adab dan Humaniora adalah kurikulum yang letaknya pada kode mata kuliah. Fungsi dari kode mata kuliah yaitu sebagai identitas suatu mata kuliah yang ditempuh oleh mahasiswa. Kode mata kuliah terdiri atas tiga huruf diikuti dengan angka sebanyak 4 (empat) digit; Tiga huruf menunjukkan komponen-komponen  mata kuliah Universitas, Fakultas, dan Prodi/Program Studi. Angka 4 digit terdiri atas digit pertama menunjukkan kelompok matakuliah dari segi kelompok utama, penunjang, dan lokal; digit kedua menunjukkan semester dengan rentang 0-8, dan dua digit terakhir merupakan nomor urut mata kuliah dalam satu kelompok mata kuliah. Mata kuliah kelompok penunjang/komponen Universitas menggunakan nomor urut kompetensi universitas.

Nyatanya,  selama ini banyak kode mata kuliah yang sama dengan mata kuliah lain, sehingga mahasiswa kesulitan dalam mengambil mata kuliah tertentu. Selain itu, banyak pula data-data dosen yang tidak sesuai dengan kenyataannya, oleh karena itu, akan ada updating data kembali, sehingga prodi harus mengumpulkan kembali data-data dosen berupa scan ijazah, dll.

Berdasarkan keputusan rapat koordinasi akademik yang dihadiri oleh kepala jurusan dan Wakil Dekan bidang Akademik pada hari Selasa tanggal 17 April 2018, perlu adanya penyesuaian kode mata kuliah pada kurikulum baru. Untuk menangani hal tersebut, diperlukan koordinasi dari pihak jurusan agar melengkapi data mata kuliah yang ditempuh oleh mahasiswa pada kurikulum tersebut.