FAH News, Garut, 23-24 Februari 2018

Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melangsungkan agenda Rapat Kerja (Raker) di Garut, Jawa Barat. Raker yang berlangsung selama dua hari ini (23-24/2/2018) menghasilkan beberapa hal. Selain evaluasi kinerja selama tahun 2017, Raker juga merancang program-program yang akan dijalankan FAH selama satu tahun ke depan. Berdasarkan penuturan Yaniah Wardhani, ketua pelaksana sekaligus wakil dekan bidang Administrasi dan Keuangan FAH, raker kali ini mengambil tema “Menuju Fakultas Terkemuka di Asia Tenggara: Keseimbangan Teaching University dan Research University. Tema ini menuntut seluruh sivitas akademik di FAH untuk menjaga keseimbangan antara teaching university dengan research university mengingat pada perkembangan sekarang di dunia global. Adalah sudah menjadi keharusan bagi civitas akademika untuk meninggkatkan integritas lembaga dan juga dalam rangka menuju world class university yang tentunya selaras dengan visi dan misi UIN.

“Forum raker ini adalah forum penting yang strategis. Ini merupakan forum tertinggi untuk menentukan kebijakan dan program dari Fakultas selama setahun ke depan. Kegiatan-kegiatan yang dirancang nantinya harus sesuai dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang sudah di tandatangani Rektor UIN. Pencapaian FAH di tahun 2017 sudah cukup baik dan hal itu tentu perlu ditingkatkan. Khususnya dalam beberapa hal, misalnya soal publikasi ilmiah di jurnal internasional, peningkatan jumlah mahasiswa S2, dan jumlah prestasi mahasiswa di tingkat internasional.” Demikian sambutan Sukron Kamil, selaku Dekan FAH.

IKU ini memang bagian dari kontrak kerja antara Dekan FAH dengan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Meskipun telah berhasil melampaui target, jelas Dekan, capaian IKU tersebut sebenarnya tidak bisa dijadikan ukuran kinerja FAH. Sebab, tak semua target yang dijadikan indikator kinerja IKU merupakan program yang dibiayai oleh Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) FAH tahun 2017. Oleh sebab itu, pada tahun 2018 ini rancangan program kerja harus sinergis dengan bagian dari IKU. Pada kesempatan ini pula, Dekan menjelaskan tentang fokus program tahun 2018 pada penguatan kerjasama menuju rekognisi internasional. Selain itu peningkatan kompetensi jajaran administratif dan staf, diperlukan agar mampu merespon perkembangan teknologi informasi secara lebih profesional termasuk terkait dengan pendanaan, kapasitas building, dan sumber daya manusia secara umum di lingkungan FAH.

Raker yang bertempat di Wisma PKPN, Jalan Cileduk No.79 Rogol, Garut Kota, Kab. Garut, Jawa Barat ini diikuti oleh 58 orang yang terdiri dari para pimpinan, Dekan, para wadek, kaprodi/sekprodi, perwakilan dosen, jajaran kabag dan kasubbag, serta para staf dan karyawan di lingkungan FAH. Agenda raker ini dibagi menjadi tiga bidang komisi, yaitu bidang administrasi umum, akademik dan kemahasiswaan serta keuangan. Sesi awal membahas evaluasi kinerja tahun 2017 yang disampaikan oleh M. Farkhan selaku wakil dekan Bidang Akademik. Kemudian pada sesi berikutnya, Zubair bertugas untuk menyampaikan materi tentang gambaran umum program tahun 2018 dengan beberapa kegiatan unggulan seperti Workshop Kebudayaan Islam dan Indonesia, Workshop Proffesorship dan percepatan Doktor, dan dua kegiatan seminar internasional (ICCLAS II dan ADIA). Menurut Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama FAH ini, output dari raker kali ini adalah pembuatan ToR (Term of Refference) dari setiap agenda yang sudah disusun. Para peserta ditugasi untuk membuat ToR guna mempermudah dalam menjalankan agenda yang telah direncanakan, karena dengan begitu tentu kita tidak akan kerepotan ketika mendekati waktu pelaksanaan acara. [AY]