Dewan eksekutif mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora bekerjasama dengan Surbakti Tour Travel menyelenggarakan pelatihan menjadi tour leader pariwisata islami untuk mahasiswa akhir Senin, 7 November 2016 kemarin. Pelatihan ini selain melatih mahasiswa menjadi tour leader juga, juga memberikan infomasi terkait prospek bisnis dibidang travel. Pelatihan ini sebagai surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang menjelaskan berbagai keterampilan dan keahlian mahasiswa sehingga menjadi dasar acuan bagi pengguna lulusan untuk merekrut tenaga kerja khususnya dibidang Tour Travel.

     Pelatihan ini ditujukan kepada mahasiswa akhir umumnya, dan para calon wisudawan UIN yang ke 102 khususnya bertujuan untuk Memberikan wawasan kepada peserta tentang pasar kerja dan bidang-bidang yang diminati selain itu juga Memberikan keterampilan praktis bagi peserta untuk dapat terjun ke dunia kerja, khususnya di bidang pariwisata islami. Dan Memberikan keterampilan praktis kepada peserta berkaitan dengan teknik-teknik bisnis di bidang pariwisata islami.

    Pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari Fakultas Adab dan Humaniora dan mendapatkan apresiasi dari jajaran dekanat dan peserta seminar. Pelatihan yang diselenggarakan di ruang sidang Fakultas Adab dan Humaniora ini tercatat dihadiri oleh 42 colon wisudawan uin ke 102. Pelatihan ini dimulai pada jam 10.00 s/d 15.00 WIB terdiri dari dua sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh dua pembicara yang dipanelkan oleh satu moderator. Pelatihan yang dimoderatori oleh Muhamad Athfan Radhi Billah mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (BSA) semster 7 yang juga menjabat sebagai wakil ketua Dema FAH ini menghadirkan dua narasumber yaitu, Drs. Ade Marfuddin MM. dosen fakultas dakwah uin Jakarta konsentrasi haji dan umrah menjadi pembicara pertama yang memaparkan teori melakukan pariwisata islami. Dilanjutkan dengan H. Maulana Gunawan Surbakti direktur Surbakti Travel yang memaparkan praktisi menjadi tour leader.

     Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Prof. Dr. Sukran Kamil M.A. dalam pidato sambutannya beliau menegaskanakan pentingnya mahasiswa untuk memliki keterampilan lain selain dibidang akademis yang dipelajari di bangku kuliah. Beliau juga menyampaikan bahwa arus globalisasi saat ini tak mungkin dapat dibendung. Persaingan di berbagai bidang kehidupan menjadi begitu ketat sehingga memaksa mahasiswa sebagai agen perubahan untuk memiliki kompetensi yang memadai. Dekan FAH mengatakan bahwa Tour leader merupakan peluang bisnis yang sangat baik dan peluang yang sangat mapan bagi para mahasiswa fakultas adab humaniora yang notabenenya telah dibekali bahasa Arab dan Inggris serta pengetahuan tentang sejarah dan kebudayaannya.

      Secara umum dalam penyampaian materi para narasumber membahas mengenai prospek bisnis tour travel dan bagaimana cara menjadi tour leader. Tour leader merupakan elemen penting dalam memimpin sebuah pariwisata. Namun dalam realitanya Tour leader sangat sedikit dijumpai di Indonesia. Gunawan surbakti direktur perusahaan Surbakti Tour sekaligus pembicara inti pada seminar ini menegaskan bahwa sedikitnya ada 13 orang di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi profesional menjadi tour leader keliling dunia. Melihat masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim yang setiap tahunnya tak terhitung jumlah jamaah haji dan umrah terang menjadi pasar yang sangat menjanjikan.