Ciputat- Menjelang acara Studium Generale dan Launching Mata Kuliah Pendidikan Pancasila dan Anti Korupsi, panitia menyelenggarakan geladi resik di Audotorium Harun Nasution Jum’at sore tadi (14/9/2018). Panitia mengadakan geladi resik untuk memastikan segala sesuatunya telah dipersiapkan dengan baik dan matang. Rencananya studium generale ini akan dilaksanakan pada hari Senin, 17 September 2018 di Auditorium Harun Nasution. Geladi resik juga dihadiri oleh Kepala Sub Bagian (Kasubag) Administrasi Umum dan Kepegawaian, Amusdalti, SH dan Kasubag Akademik Kemahasiswaan dan Alumni, Megaratna Sari, S. Ag.

Kasubag Akademik Kemahasiswaan dan Alumni mengatakan terkait geladi resik  “Persiapan untuk acara Stadium General sudah 90%, karena narasumber sudah di konfirmasi untuk hadir, lalu persiapan dari panitia mahasiswa sudah di persiapkan dengan matang dengan dibantu oleh bagian Humas UIN Jakarta, untuk acara sesi kedua yakni King and Quen panitia juga sudah melapor siap semuanya untuk tgl 17 September, insyallah berjalan lancar”, ujarnya saat diwawancarai di Auditorium Harun Nasution.

Terkait acara sesi kedua yakni pemilihan King and Queen Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Wakil Ketua Dema Fakultas Adab dan Humaniora (DEMA FAH) Resti Yolanda mengatakan “persiapan sampai saat ini berjalan lancar alhamdulillah, seperti pembawa acara masih terus latihan untuk membangun kekompakkan diantara ketiganya, karena akan menggunakan 3 bahasa yaitu bahasa arab, bahasa inggris dan bahasa indonesia”, ujarnya saat diwawancai di Auditorium Harun Nasution.

Pada acara King and Queen tahun ini akan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya “akan banyak kejutan untuk acara di tahun ini, secara teknis tidak berbeda dengan tahun lalu, namun ada beberapa kreatifitas baru yang akan ditampilkan oleh para mahasiswa baru dari lima jurusan yang ada di FAH”, sambungnya.

Kemudian untuk teknis pemilihan kandidat King and Queen, Resti menambahkan “untuk persiapan King and Queen, panitia sudah menyeleksi 5 pasangan dari 5 jurusan di FAH, lalu sudah disosialisasikan perihal sosial eksperimen kepada 5 pasangan tersebut, lalu panitia memantau hasil dari sosial eksperimen itu sudah sejauh mana perkembangannya”
Resti pun menghimbau untuk para maba FAH 2018 dapat hadir diacara tepat waktu, karena acara ini melibatkan mahasiswa baru, jadi panitia mewadahi kreatifitas para mahasiswa baru untuk tampil dengan idenya masing-masing.