لاشٙكّٙ أنّٙ كُلّٙ خطٍّ خٙضٙعٙ لِتٙجارُبٙ ومُحاوٙلاتٍ قُرونأ وسِنينٙ عديدةَ، إلى أن تجلّٙى الخطُّ وتٙكامٙلٙ.

“Tidak diragukan lagi, bahwa masing-masing gaya kaligrafi tunduk kepada berbagai eksperimen dan modivikasi beberapa abad dan bertahun-tahun lamanya, sehingga bentuknya menjadi jelas dan sempurna.”
(Habibullah Fadha’ili)

• Tidak diketahui secara pasti asal-usul mayoritas gaya kaligrafi, karena jenis kaligrafi apa pun tidak muncul tiba-tiba atau langsung berbentuk sempurna. Semuanya berjalan lambat dan bertahap menyusuri kurun waktu yang panjang. Kaligrafi Islam pun bermula satu atau dua jenis (Kufi dan Naskhi naqish) yang berkembang dan bercabang-cabang.
Pelajaran yang baik bagi kita, bahwa kesempurnaan KARIR dan KARYA pun memerlukan waktu panjang, jam terbang, gemblengan dan uji coba terus-menerus. Musabaqah (dengan jatuh bangun antara gagal atau jadi juara) hanyalah satu dari wadah penggemblengan itu.

Gambar: DSAR, Piramida Ayat Kursi, 145 x 120 cm, oil painting & teksture on canvas, 1994 (koleksi Marissa Haque)

 

(DidinSirojuddinAR•Lemka)