منْ ماتَ وَمِيْراثُهُ الدَّفاتِرُ والمَحابِرُ فلهُ الجَنَّةُ.

“Barangsiapa meninggal dunia sedangkan warisannya CATATAN dan TINTA, dia dijamin masuk surga.”
(HR Dailami dalam Irsyad al-Qulub).

Warisan terbaik adalah “harta peninggalan terbaik” yang akan memancarkan cahayanya tanpa putus. Warisan itu adalah CATATAN (mencakup buku karangan, lukisan, dan aneka sarana informasi ilmu pengetahuan yang dicatat di media) dan TINTA (dengan benda-benda equalivalensinya seperti cat air dan cat minyak). Besaran pahalanya diukur dari bobot “tinta yang dicipratkan” seperti statemen Nabi SAW:

يؤتَى بِمدادِطالبِ العلمِ ودَمِ الشهداءِ يومَ القيامةِ فيوضعُ أحدُهمافى كفّةِ الميزانِ والآخرَ فى الكفّةِ الأخرى فلا يَرجِحُ أحدُهماعلى الآخر.

“Pada hari Kiamat tinta penuntut ilmu dan darah syuhada dihadirkan, lalu salah satunya diletakkan di neraca timbangan dan yang satunya lagi di neraca yang lain. Ternyata, tidak ada salahsatu yang mengungguli yang lain.”

Namun, syarat memperoleh keutamaan tersebut adalah apabila teks “yang digoreskan itu adalah catatan YANG BAIK-BAIK” bukan goresan buruk dan penuh intrik kejahatan.
——————
GAMBAR:

 

 

 

Kegiatan TC Kaligrafi Kab. Bulungan, Kaltara (8-11/3/2019) di Tanjung Selor utk. menghadapi MTQ Prov. Kaltara.

 

 

(DidinSirojuddinAr•Lemka)