Kamis, (11/07/2019),  Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta kembali menyelenggarakan Pementasan Drama Bahasa Arab. Pementasan Drama Bahasa Arab kali ini mengambil tema tentang “شمس النهار karya لتوفيق الحكيم” yang dimainkan oleh para Mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Arab semester IVB dan “Harbu al-Basus” yang dimainkan oleh para mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab semester IVB.

Acara Pementasan Drama Bahasa Arab dilaksanakan di Aula Student Center (SC) UIN Jakarta. “Tujuan Pementasan Drama Bahasa Arab digelar dalam rangka Ujian Akhir Semester Genap tahun 2018/2019 pada mata kuliah dirasat mashrahiyyah dan untuk menumbuhkan keberanian atau kepercayaan diri mahasiswa, serta menambah kecintaan mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab terhadap sastra” penjelasan ketua panitia, Roid, Kamis (11/07/2019).

Acara Pementasan Drama Bahasa Arab dihadiri oleh Ibu Amany Burhanuddin Umar Lubis selaku Rektor UIN Jakarta. Beliau juga memberikan sambutan sekaligus membuka acara Pementasan Drama Bahasa Arab. Selain Rektor, pentas drama dihadiri oleh para pejabat, karyawan, dosen, dan Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta.

“شمس النهار karya لتوفيق الحكيم” mengisahkan seorang putri raja yang dituntut ayahnya untuk segera memiliki pendamping hidup. Tuntutan tersebut menuntut ia mengadakan sayembara untuk mengabulkan perintah ayahnya. Sedangkan “Harbu al-Basus” karya Ali Ahmad Bakatsir yang menceritakan perang saudara antara Bani Bakr dan Bani Taghlib.

Terdapat tiga pesan yang disampaikan pada drama شمس النهار karya لتوفيق الحكيم . Pertama, keuletan dalam bekerja dan mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi. Kedua, untuk menuju kehidupan yang bahagia, lakukanlah 2 hal yaitu kejujuran dan kemandirian. Ketiga, pantang menyerah dalam dalam menghadapi segala masalah. Sedangkan dalam drama Harbu Al-Basus dapat menjadi pelajaran bagi kita semua agar tidak sewenang-wenang kepada orang lain dan selalu mengingat bahwa segala yang dimiliki hanya sementara.