JAKARTA, Fah News- Jelajah Museum (Jelmus) menjadi acara perdana sekaligus acara pembuka Mahasiswa Baru Fakultas Adab dan Humaniora (MABA FAH) exhibition tahun ini, Sabtu (6/10/2018). Jelmus sendiri memiliki 3 agenda, yaitu mengunjungi Museum Nasional, Museum Bahari dan Museum Seni Rupa dan Keramik.

Dijadikan acara perdana sekaligus acara pembuka, Selly Ketua Acara Jelmus mengaku sempat merasa pesimis karena takut banyaknya mahasiswa yang tertarik tidak akan sesuai dengan yang ia harapkan. “Tapi alhamdulilah ya acaranya sudah melebihi harapan saya,” ujarnya. Selly juga berharap agar acara ini bisa dilaksanakan lagi tahun depan dan bisa ditiru oleh adik-adik tingkat selanjutnya juga bisa menjadi inspirasi bagi kampus lain untuk mengadakan Jelmus.

Jelmus ini tentu menarik perhatian salah satu mahasiswi baru FAH yang berasal dari Thailand Deena, Mahasiswi Jurusan Sastra Inggris ini mengaku jika ia mengikuti acara ini karena ingin mencari pengalaman dan ilmu baru yang berkaitan dengan Indonesia. Ia merasa bahwa Indonesia memiliki banyak hal-hal yang menarik dan bagus untuk diketahui. “Paling suka Museum Keramik,” jawabnya ketika ditanya museum mana yang paling ia sukai.

Tidak hanya Deena yang terlihat menikmati acara, Hana Mahasiswa FAH lainnya juga terlihat menikmati acara Jelmus. Hana yang memang warga Indonesia asli mengaku sangat suka hal-hal tentang museum yang menjadikan alasannya mengikuti acara perdana MABA FAH ini. “Mumpung ada yang ngajak ke museum ya kenapa ngga ikut. Seneng banget bisa jalan-jalan ke museum, walaupun kemarin naik bis yang kaya Kopaja saya tetap senang,” imbuhnya.

Acara Jelajah Museum dinilai sebagai kegiatan yang sangat positif karena sarat dengan nilai edukasi untuk mahasiswa-mahasiswa baru dari FAH karena dapat menambah wawasan dengan mengunjungi berbagai museum di Jakarta. Hal ini juga diakui oleh Widya Purnama, salah satu edukator dari Museum Nasional yang memandu salah satu kelompok mahasiswa dari FAH UIN Jakarta saat acara Jelmus kemarin.

Ia juga menambahkan jika para mahasiswa harus mengunjungi museum-museum untuk bisa mengenal Indonesia secara keseluruhan dengan singkat dan juga untuk menambah wawasan mereka tentang budaya Indonesia.

(Annisa NC)