Foto bersama Pembicara, Moderator, dan Pimpinan FAH

Ciputat, Senin, 14 Oktober 2019, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) menggelar Seminar Internasioanl dengan tema “Haunting the Islamist on Social Media: Piety, Satire, and Visual Culture in Indonesia” dengan menghadirkan James B. Hoesterey Guru Besar Antropologi Universitas Emory, Atlanta, Amerika Serikat, sebagai pembicara di Ruang Teater Abdul Ghani lantai 5 FAH.

James menyampaikan tentang kaum islamis yang tergambarkan dalam visual culture. Defisini islamis menurutnya adalah orang-orang yang menggunakan Islam untuk kepentingan politik atau ekonomi. Ia mengkritisi kaum islamis yang tidak konsisten pada prinsipnya, hingga ia menyebutkan bahasa yang akrab untuk menggambarkan inkonsistensinya dengan munafik.

Dekan FAH, Saiful Umam (kiri) menyerahkan cenderamata ke Narasumber

Menurut James semua yang mengatasnamakan Islam harus memberikan contoh yang benar untuk masyarakat tentang Islam dalam bentuk yang ideal. Namun kini hal yang terekam dalam visual culture justru malah sebaliknya, seperti yang terlihat pada “meme” yang banyak bertebaran di sosial media.

Ia memberikan contoh “meme” pada Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Organisasi Masyarakat Front Pembela Islam (Ormas FPI), Abdullah Gymnastiar (Aa Gym sebagai Tokoh Agama) dan Habib Muhammad Rizieq (Ketua Ormas FPI), dll.

Foto bersama dengan peserta seminar

Menurut Awalia Rahma, Ketua Prodi Jurusan Sejarah dan Peradaban Islam (SPI) terkait tema dalam seminar tersebut sangat cocok konteksnya dengan masa kini yang sangat dekat dengan dunia visual, sehingga seminar internasional ini dapat membuka wawasan bagi para mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan dan agar bisa mengkontekstualisasikan ilmu yang didapat dikampus dengan aplikasi kehidupan sehari-hari.

Reporter: Anis Pitriani

Editor: AY