Ciputat – Rabu, 09 Oktober 2019 – Perguruan Tinggi kini dihadapi dengan berbagai macam tantangan. Umumnya dalam menghadapi zaman yang kian berkembang, dan khususnya dalam melahirkan alumni-alumni kampus yang berkualitas di era revolusi industri 4.0 pada masa kini.

Kurikulum Perguruan Tinggi dirancang untuk dapat menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi sesuai dengan SK Menristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi dan Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi serta Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang KKNI.

Fakultas Adab dan Humaniora yang sadar akan perkembangan zaman, serta kebutuhannya menyelenggarakan workshop peninjauan kurikulum dengan tema; “Pengembangan Kurikulum Berbasis KKNI Di Era Masyarakat 5.0” dengan menghadirkan Sylvi Dewajani, S.Psi., Psi., M.Sc., Ph.D sebagai narasumber.

Suasana di tengah workshop

Acara dibuka oleh Ida Farida, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Adab dan Humaniora yang mana dalam sambutannya mengapresiasi workshop peninjauan kurikulum dan mengucapkan selamat datang kepada narasumber yang jauh-jauh datang ke Fakultas Adab dan Humaniora (FAH).

Kegiatan workshop ini diadakan oleh Fakultas Adab dan Humaniora untuk menghadapi tantangan zaman, dengan hadirnya masyarakat 5.0 serta revolusi industri 4.0 yang kian masif kini dirasakan. Untuk melahirkan lulusan kampus yang kompetitif, kurikulum perlu orientasi baru. Tak hanya literasi lama (membaca, menulis dan matematika) tetapi juga literasi baru; literasi data, teknologi dan manusia.

“Kedepannya, lulusan universitas haruslah mumpuni dan kompetitif dalam bidangnya dengan wawasan kebangsaan yang cukup, serta mampu menguasai tuntutan yang ada di masyakarat serta industri.” tutur Sylvi.

Reporter: Nasrul Alif

Editor: AY