Ciputat РSetelah melalui tahapan seleksi yang cukup panjang, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) memiliki King and Queen baru. Tahap seleksi terakhir dilakukan oleh para dewan juri di Auditorium Harun Nasution Senin (17/9/2018). King and Queen merupakan rangkain kegiatan dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora (DEMA FAH) dengan melibatkan mahasiswa baru (maba) sebagai pesertanya. Ada beberapa kriteria dan persyaratan yang diberikan oleh panitia, kemudian muncullah 10 nama terbaik atau 5 pasang kandidat King and Queen dari 5 jurusan yang ada di Fakultas Adab dan Humaniora. Acara di hadiri pula oleh Wakil Dekan (Wadek) Bidang Kemahasiswaan Dr. Zubair, M. Ag dan Kabag Tata Usaha Feni Arifiani, S. Ag. MH.
Dari 5 pasang kandidat King and Queen, akhirnya yang dinyatakan layak sebagai King and Queen 2018 adalah perwakilan dari Jurusan Sejarah dan Peradaban Islam (SPI) sebagai King, yaitu Sulthon Awal Barkah dan untuk Queen terpilih dari Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), yaitu Nursa’adah.

Sulthon mengungkapkan “sempat tidak menyangka tiba-tiba dapat terpilih menjadi King, tapi ada rasa bangga juga jadi King, dan ini merupakan amanat bagi saya, agar saya dapat menjadi contoh bagi maba yang lain” ujarnya saat diwawancarai di Auditorium Harun Nasution (17/9/2018).

Sama halnya yang dirasakan oleh Nursa’adah “Sempat kaget juga bisa terpilih, tapi ini adalah hasil jerih payah dari sebuah perjuangan”, katanya.

Kedepannya Sulthon dan Nursa’adah menambahkan “Jadi mungkin untuk kegiatan terdekat ini adalah MABA FAH EXHIBITION. Kami berharap dapat memberikan yang terbaik dari tahun sebelumnya. Kami akan meminta saran dan masukan dari kakak-kakak yang sekarang semester 3, kegiatan apa saja yang telah sukses di laksanakan dan kegiatan apa saja yang tahun ini harus di perbaiki. Tapi kita pun belum tahu seperti apa konsep dari rangkaian kegiatan maba fah exhibition, makanya nanti akan kami bicarakan kembali dengan para maba yang ada di FAH, akan seperti apa rangkaian kegiatannya nanti” sambungnya.

Acara tersebut juga tidak hanya pemilihan King and Queen tetapi juga penampilan kreasi seni dari para maba, seperti drama, hadroh dan lainnya. Kemudian acara di tutup dengan pengumuman juara lomba short movie, lomba essay dan lomba daur ulang sedotan.

Kevin Zainul mahasiswa BSA dan Nurul Annisa mahasiswi SPI memaparkan kesannya setelah acara pemilihan King and Queen tersebut “Yang terpenting King and Queen dapat merangkul semua jurusan yang ada di FAH, kami berharap dari segi kiagatan akan banyak kegiatan yang melibatkan para maba, dan semoga mereka yang terpilih dapat menonjolkan yang terbaik dan dapat menjadi contoh untuk para maba yang lain” ujarnya saat diwawancarai di Auditorium Harun Nasution.
Sulthon pun berharap “terus selalu jaga kekompakan bersama-sama dalam satu tujuan dan dari situ kita akan mencapai apa yang kita harapkan dan yang kita cita-citakan.” pungkasnya