Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menjalin kerjasama internasional dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga lembaga yang berafiliasi dengan negara Timur Tengah, Iran. Ketiga lembaga tersebut adalah Centre of Recovery Cultural Heritages, ECO Cultural Institute, dan Islamic Cultural Center (ICC) Jakarta. Acara penandatanganan tersebut dilakukan pada hari Rabu, 9 Mei 2018, bertempat di Ruang Sidang Dekanat FAH Lt. 2. Naskah kerjasama tersebut di tandatangani langsung oleh Prof. Dr. Sukron Kamil, selaku Dekan FAH, Dr. Abdul Majid Hakimollahi (Direktur ICC Jakarta), Dr. Mohammad Hussain Shafakha (Chairman Executive of Organization Centre of Recovery Cultural Heritage), serta Dr. Mohammad Mahdi Mazaheri (President of ECO Cultural Institute), dengan disaksikan Wakil Dekan III FAH Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Zubair, M.Ag. Turut hadir dan menyaksikan pula Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. Muhammad Farkhan, M.Pd.

Baik ECO Cultural Institute (ECI), Centre of Recovery Cultural Heritage, dan ICC Jakarta merupakan organisasi yang concern di bidang pemulihan warisan kebudayaan. Dalam naskah kerjasama yang tertuang itu, ada beberapa upaya yang akan dilakukan dari masing-masing pihak dalam pengembangan akademik dan sumber daya manusia. Misalnya untuk ECO Cultural Institute dan Centre of Recovery Cultural Heritage fokus kerjasamanya diantaranya adalah pertukaran Jurnal akademik, pertukaran makalah untuk publikasi dalam jurnal yang relevan, publikasi bersama buku dan jurnal dalam bahasa Inggris, menyelenggarakan konferensi akademik dan proyek penelitian bersama, pertukaran pengalaman di berbagai bidang akademik dan penelitian, menyelenggarakan lokakarya dan seminar bersama, serta pertukaran profesor, dosen dan peneliti. Demikian pula untuk ICC Jakarta ruang lingkup kolaborasinya tidak berbeda jauh dengan dua lembaga tadi yang terpusat pada kegiatan akademik dan penelitian. Namun yang utamanya adalah pengembangan perpustakaan.

Lebih lanjut Dr. Zubair menjelaskan bahwa kerjasama ini diinisiasi oleh tiga lembaga tersebut sebagai bagian dari tindak lanjut pertukaran dosen dalam bentuk short course pada 2017 yang lalu. “Yaa, memang ini merupakan upaya kita untuk bisa membawa FAH mendapatkan kredibilitas institusi yang baik”. Prof. Sukron Kamil menambahkan, “Kerjasama ini sangat penting, karena dengan adanya keterhubungan antara FAH dengan lembaga-lembaga budaya atau pusat studi Islam akan menjadikan Fakultas ini semakin kaya akan khazanah intelektualnya. Kita akan mudah mendapatkan referensi-referensi kajian Timur Tengah sebagai pusat kajian Islam yang menjadi rujukan”.  Sementara itu, Dr. Abdul Majid Hakimollahi menuturkan jika kerjasama ini merupakan komitmen lembaga mereka dalam rangka mengembangkan jejaring dengan dunia akademik. Dengan adanya kesepakatan ini nantinya ICC Jakarta akan menyumbangkan beberapa buku-buku rujukan referensi studi Islam untuk koleksi perpustakaan FAH.