dekan3

Prof. Dr Sukron Kamil, MA, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora ke-13, lahir di Bogor, 15 April 1969. Pendidikan S1 (selesai 1995), S2 (selesai 1999), dan S3-nya (2007), ditempuh di UIN (Universitas Islam Negeri)  Syarif Hidayatullah Jakarta. Di S1, ia belajar di program studi Sastra Arab. Di S2 ia belajar  politik Islam modern dan di S3 sastra banding untuk isu sastra, Islam, dan politik. Peraih predikat kumlaud saat lulus S3 ini, terpilih sebagai Dekan Fakultas Adab dan Humaniora  (2015-2019) dan juga guru besar bahasa dan sastra Arab  di Fakultas yang sama di UIN Jakarta dan Pascarjananya. Ia juga adalah Direktur Pusat Studi Indonesia dan Arab (PSIA) UIN Jakarta dan Ketua Dewan Nasional I-IEN (Indonesia Integrity Education Network) 2011-2013 yang membawahi 110 universitas. Selama priode 2009–2011, ayah tiga anak ini adalah Managing Editor Jurnal International Kultur merangkap Koordinator Kajian Demokrasi dan Dialog Antar budaya (2006-2011) Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Jakarta. Selama karir akademiknya,  mantan wadek merangkap kajur di Universitas al-Azhar Indonesia ini telah mempublikasikan 8 buku karya sendiri, 20 buku (co-author), 4 buku terjemahan, dan lebih dari  106 karya tulis yang diterbitkan dalam berbagai media masa dan jurnal ilmiah. Di antara karyanya adalah: Najib Mahfuzh: Sastra, Islam, dan Politik (Studi Semiotik terhadap Novel Aulad Haratina); Jakarta: Dian Rakyat, 2013;  Pemikiran Politik Islam Tematik (Jakarta: Kencana Prenada, 2013); Teori Kritik Sastra Arab Klasik dan Modern (Rajawali Pers 2009, 2012); Islam dan Politik di Indonesia Terkini (PSIA UIN Jakarta, 2013); dan  Korupsi dan Integritas dalam Ragam Perspektif (Jakarta: PSIA, IIEN dan TIRI, 2013, sebagai editor dan penulis). Sebagai akademisi yang menjadi  profesor saat berumur 40 tahun, tentu saja ia sering menjadi nara sumber dalam berbagai acara seminar, worksop, conferenc, dan nara sumber media masa. Demi menimba ilmu dan pengalaman di luar negeri, suami Fitriani Yulianti ini pernah meneliti wakaf dan disertasinya di Kairo, Mesir (2005);  menjadi peserta Program “Religion and Society” di Amerika Serikat (2007); peserta “Invitation Program for Young Muslim Intellectuals in Southeast Asia: Learning from Japan’s Modernization” di Jepang (2009); nara sumber  sebuah workshop  di American University of Syarjah Uni Emirat Arab; dan visiting professor program di Monash University, Melbourne, Australia (2014) untuk meneliti sebuah riset dengan judul: “Islam and Modernity:Comparative Literary Study Toward Reconstruction of Islam in Naguib Mahfouz’s Zuqaq al-Midaq and Achdiat Kartamihardja’s Atheis”.